Berita, Viral Sosmed

KPK Jerat Sestama BNPB Rustian dalam OTT Dana Bencana, Akbar Faizal Soroti Sitaan Rp1,4 Miliar

Repelita.net

14 October 2026 14:32 WIB • 78 view

KPK Jerat Sestama BNPB Rustian dalam OTT Dana Bencana, Akbar Faizal Soroti Sitaan Rp1,4 Miliar
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar penindakan hukum berupa Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kawasan Jabodetabek pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Langkah tegas tersebut berujung pada penangkapan sebanyak 14 orang pejabat serta pihak terkait dalam lingkaran instansi pemerintah.

ADVERTISEMENT

Di antara jajaran pihak yang diamankan tersebut, terdapat Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian beserta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kabar mengenai operasi penindakan kasus tindak pidana korupsi ini disampaikan oleh akun Threads @akbarfaizal_uncensored pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Melalui unggahan pertamanya di platform media sosial Threads, sang pemilik akun membeberkan perincian awal penangkapan para pihak terlibat.

"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di wilayah Jabodetabek pada Selasa (13/10/2026)." tulis akun @akbarfaizal_uncensored.

Tindakan penegakan hukum ini berkaitan erat dengan dugaan praktik rasuah dalam proyek pengadaan barang dan jasa yang menggunakan alokasi dana darurat kebencanaan.

Dalam operasi penangkapan tersebut, tim penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai bernilai miliaran rupiah serta barang berharga lainnya.

Pemilik akun Threads tersebut kembali merinci nominal barang bukti yang disita oleh tim penyidik dalam hantaran unggahan berikutnya.

"Operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan, di mana penyidik berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1,4 miliar serta logam mulia berbentuk emas batangan dan tabungan emas." tulisnya melanjutkan keterangan.

Merespons penindakan tajam dari lembaga antirasuah, pimpinan jajaran BNPB menegaskan komitmen penuh untuk mendukung jalannya proses hukum.

Pihak internal instansi berjanji bersikap kooperatif tanpa melakukan intervensi, sekaligus mengamankan dokumen penting dan mengimbau staf agar tetap fokus menangani penanggulangan bencana.

Detail sikap resmi dari lembaga penanggulangan bencana tersebut kembali diteruskan oleh akun @akbarfaizal_uncensored dalam bagian akhir unggahannya.

"Menanggapi penindakan tersebut, pihak BNPB menyatakan menghormati proses hukum, berjanji kooperatif tanpa intervensi, dan menginstruksikan pengamanan dokumen internal seraya mengimbau jajarannya untuk tetap fokus pada pelayanan penanggulangan bencana." tulis akun tersebut menutup keterangannya.

Peristiwa OTT ini pun langsung memicu beragam spekulasi serta komentar bernada kritis dari warganet di kolom tanggapan.

Salah seorang pengguna internet dengan akun @feiraandriy melontarkan tanggapan mengenai dugaan motif politik serta keterlibatan pihak atasan.

"Buat persiapan nyalon Gub Sumbar niy. Tapi itu pasti diketahui atasan langsung mah" tulis akun @feiraandriy mengakhiri sorotan publik atas kasus tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung