Berita, Nasional

KPK Gelar OTT di BNPB dan Sita Barang Bukti Suap Senilai Seratus Miliar Rupiah

Repelita.net

13 October 2026 22:21 WIB • 81 view

KPK Gelar OTT di BNPB dan Sita Barang Bukti Suap Senilai Seratus Miliar Rupiah
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan pada Selasa tanggal tiga belas Oktober dua ribu dua puluh enam.

ADVERTISEMENT

Operasi senyap yang dilakukan oleh jajaran lembaga antirasuah tersebut terjadi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Adanya operasi tangkap tangan ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto saat dihubungi melalui saluran telepon.

"Benar ada," kata Setyo Budiyanto pada Selasa tanggal tiga belas Oktober dua ribu dua puluh enam saat memberikan kepastian perihal pelaksanaan operasi tersebut.

Kanal YouTube iNews mengabarkan bahwa pihak Komisi Pemberantasan Korupsi memiliki waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menentukan status hukum mereka.

Pihak penyidik masih melakukan pendalaman serta melakukan rapat internal malam ini guna membahas kelanjutan penanganan perkara pasca-operasi tangkap tangan.

Penjelasan lebih lanjut dan detail mengenai status hukum para pihak yang terjaring akan disampaikan secara resmi setelah ekspose perkara selesai dilakukan.

Di samping itu penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Saudara NW selaku Menteri ATR BPN di pekan ini dan surat pemanggilan sudah disampaikan.

Pihak lembaga meyakini Saudara NW punya cukup waktu untuk melakukan pengaturan jadwal sehingga pada saatnya nanti yang bersangkutan akan hadir kooperatif.

Keterangan Saudara NW sangat dibutuhkan oleh penyidik guna memberikan keterangan-keterangan serta menerangkan bagaimana konstruksi utuh dari perkara suap di ATR BPN.

Penyidik mengonfirmasi Saudara NW mengirim surat tidak dapat hadir dalam pemeriksaan hari ini karena ada agenda lain di internal Kementerian ATR BPN.

Penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR BPN hingga saat ini terus berprogres positif.

Sejumlah pihak dilakukan pemeriksaan hari ini baik di wilayah Sumatera Utara maupun pemeriksaan langsung di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Merah Putih.

Dari delapan orang yang dijadwalkan dilakukan pemeriksaan hari ini ada satu saksi Saudara MNS yang meminta untuk dijadwalkan ulang pemeriksaannya.

Sedangkan tujuh saksi lainnya hadir memenuhi panggilan dan dimintai keterangan oleh penyidik guna mengungkap konstruksi dari perkara dugaan suap tersebut.

Penyidik membutuhkan penelusuran aliran uang dan alur perintah karena barang bukti yang diamankan oleh lembaga penegak hukum mencapai lebih dari seratus miliar.

Uang yang diamankan saat tertangkap tangan diduga tidak hanya soal pelayanan pertanahan tapi ada penerimaan lain yang merupakan setoran internal lingkup kementerian. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung