Repelita [Jakarta] - Dampak guncangan seismik berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Kepulauan Sangihe pada Senin, 8 Juni 2026, memaksa manajemen RSUD Liun Kendage Tahuna mengambil langkah darurat.
Sebanyak 19 pasien yang sedang dirawat terpaksa dipindahkan keluar dari gedung rumah sakit menuju area terbuka di sisi jalan.
ADVERTISEMENT
Upaya evakuasi tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna menjamin keselamatan pasien dari potensi bahaya gempa susulan.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forkopimda segera meninjau langsung situasi di titik evakuasi.
Pihak pemerintah daerah berinteraksi langsung dengan para pasien serta keluarga untuk memastikan seluruh kebutuhan penanganan kesehatan tetap terpenuhi dengan baik.
Meski harus berada di luar ruang perawatan, jajaran tenaga medis tetap menjalankan tugas pelayanan kesehatan secara optimal.
Tim dokter dan perawat terlihat terus bersiaga melakukan pengawasan ketat terhadap kondisi kesehatan pasien selama berada di lokasi evakuasi.
Koordinasi intensif antara pihak rumah sakit dengan unsur TNI, Polri, dan BPBD terus dilakukan untuk menjamin aspek keamanan serta kelancaran operasional darurat.
Pemerintah setempat mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga ketenangan dan memantau perkembangan situasi melalui saluran informasi resmi pemerintah. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok