Berita, Nasional

Klaim Representasi BEM Bersatu Dimentahkan Berbagai Kampus, Identitas Anggota yang Menuding Tiyo Ardianto Kini Disoal Publik

Repelita.net

17 June 2026 20:12 WIB • 716 view

Klaim Representasi BEM Bersatu Dimentahkan Berbagai Kampus, Identitas Anggota yang Menuding Tiyo Ardianto Kini Disoal Publik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Identitas sepuluh orang yang mengatasnamakan diri sebagai anggota aliansi BEM Bersatu kini menuai sorotan tajam dari publik.

Kelompok ini sebelumnya menjadi perbincangan usai melontarkan tudingan bahwa mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, terafiliasi dengan kepentingan elit politik.

ADVERTISEMENT

Dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa, 16 Juni 2026, juru bicara aliansi tersebut, Rahmat Djimbula, mengklaim gerakan mahasiswa saat ini telah disusupi agenda praktis.

"Kami BEM Fakultas bersatu menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elit dalam perebutan kekuasaan," tegas Rahmat.

Ia bahkan menuding Tiyo Ardianto memiliki hubungan dekat dengan jejaring politik tertentu, merujuk pada penggunaan mobil mewah yang diduga milik kerabat petinggi partai.

"Kami menilai, sejumlah aksi mahasiswa mulai kehilangan arah. Ditandai minim kajian, lemahnya argumentasi dan ketidakjelasin substansi tuntutan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah gerakan masih berpihak kepada rakyat atau disusupi agenda tertentu," tambahnya.

Namun, pengakuan mereka yang menyebut diri sebagai perwakilan dari berbagai kampus di Indonesia justru memicu gelombang bantahan dari pihak institusi pendidikan terkait.

BEM Fakultas Psikologi UNJ memberikan klarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan wakil ke aliansi tersebut dan menegaskan bahwa Ahmad Ghazy bukan lagi mahasiswa aktif.

"BEM FPsi UNJ tidak pernah memberikan persetujuan kepada pihak tersebut untuk mewakilkan dan menggunakan nama BEM FPsi UNJ," papar keterangan resmi fakultas.

Bantahan serupa muncul dari pihak mahasiswa Universitas Pamulang yang menegaskan bahwa kampus mereka tidak lagi memiliki struktur organisasi BEM.

"Unpam tidak mempunyai BEM dan beliau atas nama Alfi berkhianat dan menyatakan sikap mendukung program MBG. Yang kita jadikan permasalahan kenapa mengaku-ngaku sebagai ketua BEM, di unpam hanya ada HIMA dikarenakan BEM sudah lama dihapus oleh kampus," tulis akun @aliansimahasiswaunpam di Instagram.

Pihak Institut STIAMI juga angkat bicara dengan menyatakan tidak pernah ada organisasi bernama BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Managemen Administrasi di lingkungan kampus mereka.

Penegasan serupa disampaikan oleh BEM FTI UBSI yang membantah telah mengirimkan perwakilan dalam konferensi pers yang digelar aliansi BEM Bersatu tersebut.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang mencantumkan nama BEM FTI UBSI dalam konferensi pers terkait dugaan keterkaitan Letjen (Purn) Setyo Sularso dan Tiyo Ardianto, kami menyampaikan bahwa BEM FTI UBSI tidak pernah menghadiri maupun mengirimkan perwakilan pada konferensi pers tersebut," tulis pernyataan BEM FTI UBSI. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung