Repelita [Jakarta] - Gelombang perbincangan hangat kembali mengarah kepada sosok figur publik terkenal Raffi Ahmad akibat kemunculan kabar tak sedap yang menyeret namanya ke ruang publik.
Presenter multitalenta tersebut mendadak dituding sebagai pihak yang menjadi perantara penawaran posisi strategis pemerintahan kepada sejumlah pesohor tanah air.
ADVERTISEMENT
Tudingan miring tersebut mencuat setelah pelawak senior Sule blak-blakan mengaku sempat dipinang untuk maju sebagai kandidat kepala daerah di wilayah Bekasi.
Kabar mengenai keterlibatan sang pesohor dalam pusaran tawaran posisi politis langsung memancing beragam reaksi serta spekulasi liar di tengah masyarakat luas.
Berbagai tanggapan negatif bahkan menjuluki suami Nagita Slavina tersebut dengan sebutan sebagai pengatur penempatan jabatan penting pemerintahan.
Isu tersebut semakin melebar lantaran santer dikabarkan bahwa figur publik kaya raya itu juga kerap memuluskan orang terdekatnya menduduki kursi kekuasaan.
Awak media yang penasaran langsung memburu sang artis guna meminta kejelasan terkait desas-desus miring yang mencoreng reputasinya tersebut.
Namun, respons yang ditunjukkan oleh sang presenter terlihat sangat dingin tanpa banyak memberikan komentar berarti kepada para wartawan.
Ayah tiga anak itu hanya melempar senyuman tipis ketika dicecar dengan berbagai pertanyaan seputar tudingan sebagai perantara jabatan politis.
Tanpa memedulikan desakan para peliput berita, ia memilih segera bergegas meninggalkan kerumunan menuju kendaraan pribadi yang telah bersiaga.
Meski demikian, sebelum pintu kendaraan tertutup rapat, ia sempat melontarkan sepatah kalimat singkat bernada doa demi ketenangan batin keluarganya.
Pria yang kerap dijuluki sultan andara tersebut berharap seluruh anggota keluarganya senantiasa mendapatkan perlindungan dari Sang Pencipta.
"Keluarga saya semoga selalu dijaga oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala," ucap ayah tiga anak ini, kepada awak media, Senin 10 Agustus 2026.
Tekanan bertubi-tubi yang dialami sang pesohor belakangan ini memang bukan kali pertama terjadi di tengah perjalanan karier gemilangnya.
Sebelumnya, namanya sempat pula dikaitkan dengan pusaran kasus sidang dugaan rasuah importasi barang instansi kepabeanan negara.
Bahkan, tuduhan serius mengenai dugaan praktik pencucian uang sempat dialamatkan kepadanya akibat kepemilikan aset kekayaan bernilai fantastis.
Kritikan bertema oligarki politik turut pula menghujani dirinya tatkala sejumlah kolega dekatnya dipercaya mengemban tugas negara di jajaran kabinet.
Kendati diterpa badai fitnah dan gosip miring silih berganti, pengusaha sukses tersebut mengaku sudah kebal menghadapi tekanan publik.
Mental baja yang dimilikinya diklaim mampu meredam segala bentuk teror mental maupun opini negatif yang sengaja dilemparkan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Pengakuan tersebut pernah diungkapkannya secara terbuka melalui program siniar televisi nasional yang dipandunya sendiri.
Menurut pandangannya, dinamika kehidupan ganda yang dijalaninya sebagai pekerja seni sekaligus figur yang bersinggungan dengan lingkaran kekuasaan memang sangat rentan menuai polemik.
"Ya kalau gue sudah biasa, Alhamdulillah mental aku termasuk kuat lah," kata Raffi Ahmad, dikutip Tribunnews, Kamis 9 Juli 2026.
Dirinya meyakini sepenuhnya bahwa segala bentuk keburukan atau fitnah yang ditebar pihak lain pada akhirnya akan menemukan jalannya sendiri.
"Dan aku yakin kalau sesuatu hal yang negatif akan dibalas dengan yang negatif, tapi sesuatu hal yang positif ujungnya akan positif,” lanjut Raffi Ahmad.
Bagi figur publik berdarah Sunda tersebut, risiko terserang gosip murahan merupakan makanan sehari-hari yang harus ditelan mentah-mentah demi menjaga eksistensi.
"Namanya juga kan kalau misal ada dunia politiknya, ada di dunia artisnya, kalau kita jadi artis aja kan suka diserang dan digosipi," ujarnya.
Ia menilai bahwa terjun di dua panggung besar sekaligus memberikan dampak tekanan ganda yang jauh lebih berat dibanding sekadar menjadi pesohor biasa.
"Iya apalagi kalau semuanya, ya double combo,” tutup Raffi Ahmad.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok