Berita, Viral Sosmed

Kebakaran Taman Nasional Marak, Hashim Djojohadikusumo dan Raja Juli Antoni Didesak Mundur

Repelita.net

24 August 2026 16:50 WIB • 483 view

Kebakaran Taman Nasional Marak, Hashim Djojohadikusumo dan Raja Juli Antoni Didesak Mundur
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam publik kini tidak hanya tertuju pada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, melainkan juga menyasar Hashim Djojohadikusumo.

Kritik keras tersebut disampaikan pengamat media sosial melalui akun @jhonsitorus8 pada postingan 24 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Akun @jhonsitorus8 menilai Hashim memegang posisi sentral yang membawahi puluhan kawasan konservasi di tanah air.

"Kalian jangan hanya MARAH ke Menhut Raja Juli Antoni, tapi juga Hashim Djojohadikusumo. Dialah kepala satgas Taman Nasional yang membawahi 57 Tamanan Nasional di Indonesia. Biar bagaimanapun, Hashim juga bertanggungjawab dengan kebakaran yang terjadi di berbagai Taman Nasional seperti Gunung Gede, Bromo, Way Kambas dll. Kalo gak mau tanggungjawab, ya MUNDUR saja. " tulis akun @jhonsitorus8.

Ungguhan tersebut langsung memicu gelombang komentar tajam dari para pengguna internet.

"Manusia yg d duga penadah barang curian barang2 museum solo dan atas tewasnya ahli kepurbakalaan museum solo kok d jadikan penannggung jawab?? Udah gila yg kasih jabatan ini!! " tulis akun @tjataradja.

Kemarahan publik dinilai sudah merata ke seluruh pihak yang menduduki jajaran pemerintahan.

"Warga marah ke semua nya, seluruh jajaran terlibat" tulis akun @reditadp.

Sentilan tajam lain juga dilontarkan warganet mengenai rasa tanggung jawab pejabat terkait.

"Kalo dia, tanggung jawabnya sama sang pencipta aja. Udah terlalu gede dosanya" tulis akun @cerita_andra.

Kekecewaan mendalam atas jalannya kepemimpinan saat ini turut disuarakan netizen secara lugas.

"Ya emang satu circle ANDJING SEMUA,,,baru ngerasain berkuasa aja semena mena gty ngatur Negara. " tulis akun @dhellah36.

Tudingan soal kekuasaan oligarki di balik pemerintahan juga mewarnai perbincangan.

"Nah ini dia OLIGARKI paling berkuasa mengatur penguasa" tulis akun @dnwedantara.

Keraguan masyarakat akan tersedianya opsi pengunduran diri juga disampaikan melalui komentar netizen.

"Bagaimana mau mundur, hidupnya dari situ " tulis akun @edy.gunadi.

Spekulasi mengenai relasi politik internal pemerintahan ikut menjadi sorotan publik.

"Mana mau mundur apalagi dipecat sama Prabowo. Bisa kuwalat Prabowo. " tulis akun @rehatiwan.

Penunjukan jajaran pengelola kawasan konservasi tersebut juga dinilai tidak tepat sasaran.

"Kek sengaja banget pilih orang2 yg ga kompeten " tulis akun @____blackorchid.

Respons pasrah mendalam menjadi penutup dari rangkaian komentar kekecewaan netizen.

"Walah kalau itu sih Ah sudahhlah " tulis akun @vnp_here. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung