Repelita Jakarta - Gelombang massa dalam skala besar dilaporkan memadati kawasan ibu kota Serbia menjelang pelaksanaan pemilihan umum parlemen.
ADVERTISEMENT
Situasi politik tersebut tersebar melalui sebuah unggahan di media sosial Threads oleh akun @nandxnandza yang dirilis pada 23 Oktober 2026.
Dalam penyampaiannya, berkumpulnya masyarakat tersebut merupakan bagian dari agenda kampanye terbuka yang digerakkan oleh elemen kepemudaan setempat.
Pernyataan tertulis dalam postingan itu mengabarkan bahwa "TERBARU: Ribuan hingga ratusan ribu orang berkumpul di Beograd, ibu kota Serbia, dalam kampanye akbar gerakan mahasiswa "Student List" menjelang pemilihan parlemen pada 25 Oktober".
Aksi penggalangan massa ini disinyalir dipicu oleh akumulasi keresahan publik terhadap pengelolaan roda pemerintahan dan insiden fatal yang terjadi di masa lalu.
Keterangan unggahan menambahkan "Gerakan ini muncul dari gelombang protes terhadap dugaan korupsi, tata kelola pemerintahan & tuntutan pertanggungjawaban atas tragedi runtuhnya kanopi stasiun kereta di Novi Sad pada November 2024 yang menewaskan 16 orang".
Langkah politik yang diambil kelompok pelajar ini bertujuan untuk memberikan perlawanan terhadap konstelasi politik yang didominasi oleh kelompok petahana saat ini.
Informasi lanjutan menjelaskan "Kini, Student List mengikuti pemilu untuk menantang partai berkuasa Serbian Progressive Party (SNS), yang terkait dengan Presiden Aleksandar Vučić".
Momentum pesta demokrasi ini disebut-sebut akan menjadi pembuktian bagi kekuatan kelompok muda dalam mengintervensi struktur kepemimpinan negara.
Unggahan tersebut diakhiri dengan penegasan bahwa "Hasil pemilu akan menentukan apakah gerakan mahasiswa mampu mengubah peta politik Serbia".(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads