Repelita [Jakarta] - Abdul El-Sayed diproyeksikan memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat Amerika Serikat dari negara bagian Michigan setelah mengungguli anggota DPR AS Haley Stevens dalam persaingan yang berlangsung ketat.
Kemenangan tersebut menjadi perhatian karena El-Sayed berhasil melewati pertarungan politik yang diwarnai gelontoran dana kampanye dari berbagai kelompok luar serta dukungan tokoh-tokoh Partai Demokrat kepada lawannya.
ADVERTISEMENT
Mantan pejabat kesehatan masyarakat itu selanjutnya akan menghadapi kandidat Partai Republik, Mike Rogers, pada pemilihan umum November mendatang.
Kontestasi tersebut diperkirakan menjadi salah satu perebutan kursi Senat paling sengit di Amerika Serikat karena hasil akhirnya dapat memengaruhi komposisi mayoritas di Senat.
Kursi yang diperebutkan merupakan peninggalan Senator Gary Peters yang memutuskan tidak kembali mencalonkan diri setelah dua periode menjabat.
Partai Republik saat ini menguasai 53 kursi Senat, sedangkan Partai Demokrat berupaya merebut tambahan kursi untuk mengubah peta kekuatan politik di lembaga tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menanggapi kemenangan El-Sayed saat diwawancarai Fox News pada Selasa malam waktu setempat.
Trump menilai kandidat yang didukung kelompok sosialis tidak akan membawa dampak positif bagi negaranya.
“You go to these cities that are taken over by the socialists and the communists, they’re always filthy, dirty. They’re disgusting,” Trump claimed in the interview.
He added, “Aside from crime, aside from all of the other problems — no jobs, no anything, no money — they’re always filthy, disgusting, dirty, and that’s what you’ll get.”
Meski demikian, Abdul El-Sayed diketahui tidak memperoleh dukungan resmi dari Democratic Socialists of America (DSA).
Sejumlah tokoh progresif seperti Alexandria Ocasio-Cortez dan Bernie Sanders justru secara terbuka berkampanye untuk mendukung El-Sayed selama masa pemilihan pendahuluan.
Dalam kampanyenya, El-Sayed mengusung perluasan layanan kesehatan melalui program "Medicare for All", mengkritik dominasi uang dalam politik, serta menyoroti dukungan Haley Stevens terhadap bantuan Amerika Serikat kepada Israel.
Isu konflik Gaza juga menjadi salah satu tema utama yang diangkat El-Sayed mengingat Michigan memiliki populasi Muslim dan Arab-Amerika yang cukup besar.
Ia juga berkali-kali mengkritik Stevens karena menerima dukungan dana dari komite aksi politik perusahaan serta kelompok yang berafiliasi dengan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC).
Berdasarkan pemantauan AdImpact, belanja iklan Stevens bersama kelompok pendukungnya mencapai hampir sembilan kali lipat dibandingkan kampanye El-Sayed.
Dalam debat terakhir sebelum pemungutan suara, El-Sayed menyinggung besarnya dana yang digunakan kubu lawan.
“If you need a $60 million crutch, you probably can’t be elected on your own terms,” El-Sayed said at a debate last week in Detroit.
Di sisi lain, Haley Stevens memperoleh dukungan dari sejumlah tokoh Partai Demokrat, termasuk Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, Senator Gary Peters, serta Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer.
Setelah hasil pemilihan diumumkan, Senator Negara Bagian Michigan Mallory McMorrow yang sebelumnya juga maju dalam pemilihan pendahuluan langsung menyatakan dukungannya kepada El-Sayed.
“I’m proud to give Abdul my full endorsement and support as we head to November together as a unified party,” McMorrow said in an emailed statement.
“Take it from me — this was a brutal primary. But whatever differences there were between the candidates in this race, those differences are nothing compared to the contrast in November.”
Selama masa kampanye, Stevens menilai El-Sayed terlalu banyak membahas isu nasional dibandingkan persoalan yang dihadapi warga Michigan.
Namun El-Sayed tetap mempertahankan pesan utama kampanyenya hingga akhir pemilihan.
“This is about whether or not you deserve a politics of the people, by the people and for the people, or of the corporations, by the billionaires and for the special interests.”.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok