Berita, Nasional

Jokowi Masuk PSI dan Klaim Ditakuti Lawan, Gerindra Buka Suara Soal Nasib Koalisi

Repelita.net

27 September 2026 23:16 WIB • 126 view

Jokowi Masuk PSI dan Klaim Ditakuti Lawan, Gerindra Buka Suara Soal Nasib Koalisi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Bergabungnya Joko Widodo ke dalam barisan Partai Solidaritas Indonesia memantik sorotan luas serta memicu berbagai spekulasi politik.

Langkah politik mantan kepala negara tersebut dinilai sebagai sinyal kuat untuk mengamankan pengaruh jangka panjang secara institusional.

ADVERTISEMENT

Direktur Eksekutif Trias Politika Akademika, Agung Baskoro, menilai langkah tersebut menjadi strategi efektif untuk menjaga kekuatan politik keluarga Solo.

Serangan politik belakangan ini, mulai dari isu ijazah hingga tuduhan pemakzulan, adalah bagian dari dinamika politik.

Namun dengan masuknya beliau ke PSI, Jokowi seolah menegaskan bahwa beliau memiliki 'benteng kokoh' berbentuk partai politik.

Ini menjadi wadah agar kekuatan politik keluarga Solo tetap terjaga secara permanen, jelas Agung menguraikan analisisnya.

Pandangan senada diungkapkan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, yang menyebut narasi ketakutan ditujukan kepada pihak penyerang.

Pernyataan itu secara eksplisit ingin menyampaikan pesan kepada pihak-pihak yang berharap kekuatan politik Jokowi sirna pada 2029.

Jokowi ingin membuktikan bahwa eksistensinya tidak akan lenyap begitu saja.

Siapa pun yang berupaya mereduksi pengaruhnya, itulah yang disebut sedang merasa cemas atau takut, tutur Adi.

Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra, Bahra Bandung, memastikan bahwa manuver tersebut tidak mengganggu stabilitas koalisi pemerintahan.

PSI adalah bagian dari rekan koalisi kami.

Bergabungnya Pak Jokowi ke PSI kami lihat sebagai energi positif dan bentuk sinergi untuk memperkuat agenda pembangunan nasional.

Berkompetisi secara sehat adalah hal biasa dalam demokrasi, yang terpenting semuanya demi kepentingan bangsa dan negara, pungkas Bahra. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung