Berita, Nasional

Jokowi Dinilai Jaga Relevansi Gibran dan PSI Menuju Pilpres 2029

Repelita.net

02 August 2026 16:56 WIB • 477 view

Jokowi Dinilai Jaga Relevansi Gibran dan PSI Menuju Pilpres 2029
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai rangkaian aktivitas politik Presiden ke-7 Joko Widodo belakangan ini tidak semata-mata ditujukan untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia.

Menurutnya langkah tersebut juga dilakukan demi menjaga relevansi politik putranya Gibran Rakabuming Raka menjelang Pemilu 2029.

ADVERTISEMENT

Adi menyampaikan penilaian itu melalui kanal YouTube Adiprayitnoofficial pada Minggu 2 Agustus 2026.

Ia menekankan bahwa Jokowi perlu terus aktif di panggung politik agar pengaruhnya tidak pudar setelah tidak lagi menjabat.

"Kalau Jokowi tidak melakukan kegiatan politik, tidak membesarkan PSI, dan tidak menghidupkan kembali kartu politiknya, maka pasca-2029 politik Jokowi akan selesai. Jokowi dianggap tidak relevan dan pastinya tidak akan punya momentum politik," kata Adi.

Lebih lanjut Adi menilai Jokowi ingin memastikan Gibran tetap menjadi figur yang diperhitungkan pada Pilpres 2029.

Gibran bahkan diproyeksikan kembali tampil sebagai calon wakil presiden baik mendampingi Prabowo Subianto maupun tokoh lain.

"Jadi upaya Jokowi agar Gibran terus relevan. Supaya Gibran kembali menjadi wakil presiden Prabowo untuk kedua kalinya, sehingga eksistensi dan kekuatan politik Jokowi di masa yang akan datang terus diperhitungkan," ujarnya.

Keberhasilan skenario tersebut menurut Adi sangat bergantung pada hasil yang dicapai PSI pada Pemilu 2029.

Apabila PSI gagal menembus DPR dan Gibran tidak lagi muncul dalam kontestasi nasional maka pengaruh politik Jokowi diperkirakan ikut meredup.

"Kalau tanpa itu semua, Gibran tidak maju, tidak berkompetisi di 2029, PSI tidak lolos ke parlemen, maka jalan cerita Jokowi sejak saat itu akan selesai, tamat, dan wassalam," ucapnya.

Sebaliknya jika PSI berhasil masuk parlemen dan Gibran tetap memiliki posisi tawar dalam Pilpres 2029 maka Jokowi dinilai akan tetap menjadi salah satu aktor penting di kancah politik nasional.

"Itulah yang ingin ditunjukkan Jokowi, bahwa dirinya tetap relevan dalam konteks politik nasional," pungkas Adi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung