Berita, Nasional

Jokowi Bakal Tamat Jika PSI Gagal di 2029, Adi Prayitno Ramal Nasib Gibran

Repelita.net

12 July 2026 22:31 WIB • 983 view

Jokowi Bakal Tamat Jika PSI Gagal di 2029, Adi Prayitno Ramal Nasib Gibran
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Analis politik Adi Prayitno menilai keputusan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menempatkan dirinya sebagai figur kunci dalam arah politik partai tersebut.

Bukan sekadar mentor atau pemberi motivasi, Adi memandang bahwa posisi Jokowi jauh lebih strategis bagi masa depan partai.

ADVERTISEMENT

"Pak Jokowi bukan hanya menjadi mentor. Lebih tepat kalau disebut sebagai imam besar bagi PSI," ujar Adi dalam siniar Akbar Faizal Uncensored yang dikutip, Minggu, 12 Juli 2026.

Adi berpendapat bahwa perjalanan politik Jokowi dipastikan masih berlanjut, mengingat kecil kemungkinan ia akan benar-benar rehat setelah menyelesaikan masa jabatannya.

Pengerahan pengaruh politik Jokowi ke dalam PSI dinilai sebagai upaya untuk mendongkrak elektabilitas partai agar mampu menembus ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.

Langkah ini dianggap sebagai pertaruhan besar bagi reputasi politik mantan Wali Kota Solo tersebut yang selama ini dikenal selalu sukses dalam setiap kontestasi.

Keberhasilan PSI menembus parlemen akan menjadi bukti bahwa pengaruh politik Jokowi masih sangat kuat meski ia tidak lagi menduduki kursi presiden.

Di sisi lain, kegagalan PSI untuk melenggang ke DPR akan menjadi sinyal bagi publik bahwa pengaruh Jokowi mulai memudar.

"Kalau PSI tidak besar dan tidak lolos ke parlemen, Gibran tidak bisa maju. Kartu politik Jokowi selesai," ucap Adi.

Sementara itu, dalam waktu dekat Jokowi dijadwalkan akan memulai safari politik ke Jawa Tengah bersama PSI pada pertengahan Juli 2026.

Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan banyak titik kunjungan di wilayah tersebut untuk mematangkan agenda.

"Secepatnya akan kami siapkan. Kami akan berkoordinasi dengan tim, mudah-mudahan pertengahan Juli ini sudah bisa berjalan. Kami mengajukan hampir 35 kabupaten/kota, tentu nanti akan dipilih oleh Bapak, mana yang kira-kira akan didatangi," ujar Antonius Yogo, Jumat (3/7/2026).

Safari politik ini nantinya tidak hanya difokuskan pada urusan partai, tetapi juga akan dibalut dengan nuansa kearifan lokal melalui berbagai pertunjukan budaya untuk menarik simpati masyarakat. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung