Berita, Nasional

Jakarta-Semarang Terancam Tenggelam, Pemerintah Prioritaskan Bangun Giant Sea Wall 575 Km

Repelita.net

04 May 2026 23:03 WIB • 1,108 view

Jakarta-Semarang Terancam Tenggelam, Pemerintah Prioritaskan Bangun Giant Sea Wall 575 Km
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa sekaligus Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, mengungkapkan bahwa wilayah Jakarta dan Semarang terancam tenggelam sehingga pemerintah memprioritaskan pembangunan Giant Sea Wall sepanjang 575 kilometer.

Proyek tanggul raksasa ini akan dibangun secara bertahap dalam 15 segmen untuk melindungi kawasan Pantai Utara Jawa dari ancaman banjir rob dan kenaikan permukaan air laut.

ADVERTISEMENT

Wilayah Jakarta hingga Semarang menjadi prioritas utama dalam penanganan tahap awal karena tingkat kerentanannya yang lebih tinggi dibanding kota lain.

Didit menjelaskan bahwa muka tanah di Jakarta dan Semarang saat ini mengalami penurunan hingga mencapai 20 sentimeter setiap tahunnya.

Penurunan drastis tersebut diakibatkan oleh penyedotan air tanah yang berlebihan serta peningkatan aktivitas industri di kawasan tersebut.

"Pembangunannya sendiri lebih kurang sekitar 575 km di Pantura Jawa. Kita bagi ke dalam 15 segmen di mana bisa menggunakan kegiatan pembangunan secara paralel," ujar Didit dalam konferensi pers Kick Meeting Giant Sea Wall di Jakarta pada Senin (4/5/2026).

Didit mengatakan bahwa sejumlah wilayah masuk dalam penanganan tahap awal seperti Teluk Jakarta, Semarang, dan wilayah Jawa Tengah bagian utara.

Kedua kota ini juga dinilai memiliki lebih banyak aset ekonomi yang perlu dilindungi dari ancaman banjir rob.

Sumber pembiayaan proyek raksasa ini secara keseluruhan akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta pembiayaan dari investor swasta.

"Oleh karena itu kami juga melaksanakan kegiatan perencanaan. Groundbreaking program dan groundbreaking infrastruktur supaya berjalan bersama-sama. Di mana pada saatnya pelaksanaan kegiatan ini dilakukan kerja sama dengan pemerintah daerah," ucap Didit.

Pemerintah menargetkan pembangunan tanggul raksasa ini dapat dimulai dalam waktu dekat setelah semua proses perencanaan dan pembebasan lahan rampung.

Koordinasi dengan pemerintah daerah di sepanjang Pantura menjadi kunci sukses proyek strategis nasional yang menelan anggaran sangat besar ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung