Berita, Nasional

Isu Reshuffle Menkeu Terbukti Hoaks, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat Tajam di Pasar Keuangan

Repelita.net

09 June 2026 18:16 WIB • 1,366 view

Isu Reshuffle Menkeu Terbukti Hoaks, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat Tajam di Pasar Keuangan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Perdagangan pasar keuangan domestik pada Selasa, 9 Juni 2026, menunjukkan tren positif yang signifikan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bersama nilai tukar rupiah mencatatkan penguatan tajam setelah sempat mengalami tekanan pada hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Kenaikan ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran pelaku pasar terkait isu perombakan kabinet, khususnya rumor mengenai posisi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Aditya Hera Nurmoko, ekonom dari STIE YKP Yogyakarta, menyebut bahwa pasar keuangan sangat sensitif terhadap ketidakpastian kebijakan ekonomi.

Pasar keuangan pada umumnya alergi terhadap ketidakpastian, terutama yang berkaitan dengan arah kebijakan ekonomi pemerintah, ujar Aditya.

Ia menambahkan bahwa bantahan resmi terkait rumor tersebut memberikan keyakinan bagi investor bahwa stabilitas fiskal akan tetap terjaga.

Selain faktor redanya isu politik, penguatan ini juga didorong oleh aksi beli investor yang memanfaatkan koreksi harga pada hari sebelumnya.

Meski demikian, Aditya mengingatkan agar pelaku pasar tetap rasional karena pergerakan pasar dipengaruhi oleh banyak variabel makroekonomi global.

Pergerakan pasar keuangan itu multirival, urai Aditya.

Di sisi lain, Esther Sri Astuti, pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro, menekankan pentingnya penguatan fundamental untuk menjaga nilai tukar rupiah.

Ia memaparkan tujuh prasyarat agar modal asing tetap mengalir secara berkelanjutan ke Indonesia.

Tujuh syarat tersebut meliputi kepastian hukum, prospek pasar yang menjanjikan, ketersediaan bahan baku, dan ekosistem bisnis yang mendukung.

Selain itu, diperlukan integrasi rantai pasok global, infrastruktur yang prima, serta harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Jika ketujuh faktor fundamental tersebut bisa konsisten dipenuhi pemerintah, maka aliran modal asing akan jauh lebih mudah mengalir deras, pungkas Esther. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung