Berita, Timur Tengah

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga AS Akan Rindu Bensin Murah

Repelita.net

15 April 2026 17:15 WIB • 1,131 view

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga AS Akan Rindu Bensin Murah
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dengan tegas menertawakan kebijakan blokade laut yang diumumkan Presiden AS Donald Trump di Selat Hormuz sambil melontarkan sindiran pedas kepada rakyat Amerika.

"Nikmati angka penjualan bensin saat ini," tulis Ghalibaf di akun X-nya pada Minggu (12/4/2026), sebagaimana dilansir The Indian Express dan Tribunnews .

ADVERTISEMENT

Ia memprediksi bahwa warga Amerika Serikat akan segera merindukan harga bahan bakar murah di tengah ancaman blokade yang justru akan memicu lonjakan harga minyak global.

"Dengan apa yang disebut 'blokade' ini, kalian akan segera bernostalgia dengan harga bensin $4–$5 per galon," sindir Ghalibaf lebih lanjut .

Pernyataan sarkastik itu disertai dengan grafik harga bahan bakar di dekat Gedung Putih serta persamaan matematika rumit yang oleh para analis diartikan sebagai peringatan teknis tentang guncangan harga minyak .

Panglima Angkatan Laut Iran, Laksamana Shahram Irani, juga menyebut ancaman Trump sebagai tindakan yang "konyol dan menggelikan" karena dinilai tidak realistis .

"Ancaman presiden AS untuk memblokade Iran di laut sangat konyol dan lucu," tegas Irani melalui siaran televisi pemerintah, seraya menegaskan bahwa seluruh pergerakan armada AS diawasi ketat .

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mempertanyakan logika di balik eskalasi yang merugikan ekonomi global itu.

"Apakah perang pilihan yang ilegal bisa dimenangkan melalui 'balas dendam pilihan' terhadap ekonomi global?!" tulis Baghaei di media sosial .

Para analis memperingatkan bahwa blokade yang diumumkan Trump setelah negosiasi di Islamabad gagal tersebut telah mendorong harga minyak mentah Brent naik 8 persen menembus angka 100 dolar AS per barel .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung