Berita, Nasional

Indonesia Menuju Lampu Merah Krisis Multidimensi, Ubedilah Badrun Peringatkan Ancaman Bangkrut Negara Akibat Krisis Fiskal dan Moneter yang Kian Memburuk

Repelita.net

25 May 2026 14:06 WIB • 1,057 view

Indonesia Menuju Lampu Merah Krisis Multidimensi, Ubedilah Badrun Peringatkan Ancaman Bangkrut Negara Akibat Krisis Fiskal dan Moneter yang Kian Memburuk
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Indikasi kemerosotan stabilitas nasional kian terlihat nyata setelah sejumlah pengamat menilai Indonesia kini sedang bergerak cepat menuju fase krisis multidimensi yang mengkhawatirkan.

Kombinasi antara tekanan fiskal yang berat serta penurunan performa moneter yang ditandai oleh melemahnya nilai tukar rupiah memicu peringatan dini terhadap potensi guncangan sosial politik yang masif.

ADVERTISEMENT

Situasi penegakan hukum yang dianggap tebang pilih serta buruknya tata kelola pemerintahan dinilai menjadi faktor utama yang mengikis kepercayaan masyarakat internasional terhadap kepemimpinan saat ini.

"kita menghadapi e kit puting beliung kata badai yang maha dahsyat iya iya i yang diungkapkan oleh the ekonomis iya salah satu poinnya adalah kemungkinan besar inflasi akan di atas 3% dan itu berarti melanggar undang-undang melanggar satu garis iya konvensional yang sudah ditetapkan selama ee 25 tahun terakhir apa yang akan terjadi ya artinya kita menuju saya khawatir kita akan bangkut sebagai negara," ujar Ubedilah Badrun saat memaparkan risiko kegagalan finansial negara.

Ia juga menambahkan bahwa akumulasi beban APBN yang dialokasikan untuk membiayai utang masa lalu serta belanja program populis telah mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah secara signifikan.

"jadi kalau krisis fiskal bersamaan dengan krisis moneter itu terjadi ini yang disebut dengan krisis yang dampaknya besar pada dinamika sosial dan politik ya itu mengakibatkan gejolak politik yang luar biasa itu yang menyebabkan ee the ekonomis mencermati Indonesia hm bahwa memang Indonesia sudah menuju pada ee mau lampu merah ini Bu ketika lampu kuning itu kuningnya sudah kuning banget sudah menuju sekian detik lagi sekian langkah lagi itu kita menuju lampu merah," jelasnya dalam perbincangan bersama sejarawan Indra J Piliang yang bertindak sebagai pemandu diskusi mendalam tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung