Repelita Beirut - Pejuang Hizbullah kembali meluncurkan serangan rudal besar-besaran yang menyasar sejumlah pangkalan militer Zionis Israel di wilayah Palestina Utara pada Minggu (12/4/2026) sebagai aksi balasan atas gempuran bertubi-tubi militer Israel yang memporak-porandakan wilayah Lebanon dalam beberapa pekan terakhir.
Rudal-rudal milik pejuang Hizbullah dilaporkan memiliki daya ledak tinggi dan berhasil menjangkau beberapa titik strategis di wilayah utara Palestina yang diduduki.
ADVERTISEMENT
Salah satu sasaran utama dalam operasi ini adalah pangkalan militer Zionis di kawasan Mishmar yang menjadi basis logistik penting bagi pasukan Israel.
Tak hanya itu, pejuang Hizbullah juga mengonfirmasi serangan rudal terhadap pangkalan Stella Maris, sebuah instalasi penting milik Zionis di wilayah utara.
Gempuran terus dilakukan oleh Hizbullah meskipun isu gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat sedang berlangsung di meja perundingan.
"Pejuang terus menggempur pangkalan-pangkalan militer Zionis di perbatasan Lebanon Selatan sebagai respons atas serangan keji terhadap warga sipil kami," tulis pernyataan resmi kelompok tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aksi saling serang di wilayah perbatasan selatan Lebanon masih terus terjadi dengan intensitas tinggi.
Hizbullah menegaskan akan terus melancarkan gempuran selama militer Israel masih melakukan operasi udara di wilayah kedaulatan Lebanon.
Sementara itu pihak Israel meningkatkan kewaspadaan di wilayah utara untuk mengantisipasi serangan balasan susulan dari kelompok pejuang Lebanon.
Dunia internasional kini tengah menanti hasil dari pembicaraan diplomatik yang sedang diupayakan untuk meredam ketegangan di kawasan Timur Tengah tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok