Repelita [Jakarta] - Warganet di linimasa media sosial meluapkan kemarahan besar menanggapi aksi promosi produk minuman beralkohol yang dianggap telah melecehkan nilai kesucian agama.
Beragam kecaman keras langsung disuarakan para pengguna platform X untuk mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut tuntas insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
Akun media sosial Barindra turut menyuarakan desakan penanganan cepat dengan menandai akun resmi lembaga keagamaan.
"Mohon bantu follow up min @muhammadiyah @muipusat" tulis akun @_barindra.
Kekhawatiran akan timbulnya gesekan sosial di tengah masyarakat disampaikan oleh akun Santos ninagawa melalui unggahannya.
"Mohon diselidiki @CCICPolri agar tdk menjadi konflik horizontal" tulis akun @xhan_11.
Kritik tajam mengenai kesewenang-wenangan pihak produsen dalam melakukan kampanye produk juga dilontarkan oleh akun Mr.X.
"Bahkan, yg berduit bisa semena2 utk promosi, innaa liLLaahi wa innaa ilaiHi roojiuun" tulis akun @makkyjhon.
Kecaman bernada emosional disampaikan oleh akun achmad imron rosyidi yang menyoroti hilangnya batas etika dalam strategi pemasaran tersebut.
"kalau gini boleh dimaki gak kelakuannya? soalnya gini yang disebut kelakuan orang yang dont have a single brain cell, karena sudah ga bisa bedain halal haram, baik dan buruk. Kalau gini dibelain, coba apa pembelaannya?" tulis akun @rouwnee.
Potensi jatuhnya sanksi sosial berat bagi korporasi tersebut disamakan oleh akun @xpxv dengan kasus kontroversial yang pernah terjadi sebelumnya.
"akan bernasib sama dengan holyw*ngs" tulis akun @xpxv.
Cibiran terhadap kualitas produk yang dinilai melenceng jauh disampaikan oleh akun Ⓐrock.
"minuman gaenak aneh-aneh aja kelakuannya" tulis akun @thezaym.
Seruan penindakan tegas langsung kepada pihak kepolisian serta kementerian terkait turut disuarakan oleh akun babah Izzati.
"@DivHumas_Polri @Kemenag_RI ayo pak, ringkus ini!" tulis akun @ar_rivai.
Kiasan pedas mengenai hilangnya akal sehat dalam promosi tersebut diungkapkan oleh akun SherlyWhy.
"Sama kaya nukar keimanan njir, gak malu kaya diledek iblis begini" tulis akun @Yooosherly.
Sentimen serupa juga disuarakan oleh akun bang al yang menilai tindakan tersebut sudah masuk dalam ranah penistaan keyakinan.
"Astaghfirullah.. ini SDH menistakan agama" tulis akun @AbiRizqy22.
Komentar satir dilontarkan oleh akun NA! menyoroti bentuk tantangan kampanye yang dinilai tidak masuk akal.
"Mau mengolok2 kalo yg hafal pun mabok. Sudah di nash dr sejak lama. Coba Al Mursalat mereun, dijamin nggak ada yg bs." tulis akun @DewiSri64960664.
Keheranan atas pola pikir tim pemasaran produk tersebut turut dipertanyakan oleh akun biasa saja.
"Ini siapa marketingnya. Kok bisa punya campaign begini. Kocakkk wkwk" tulis akun @anginribut_.
Respons penuh keheranan serta sindiran pedas juga dibagikan oleh akun Semlidut Lezatos di ruang digital.
"BANSER klo ginian mah turuuuu??!!!, Akun parodi" tulis akun @siYummyBoyyy.
Kritik terhadap pergeseran tren gaya hidup masa kini disuarakan oleh akun ♔Nina dalam unggahannya.
"Ada aja kelakuan para iblis ini Lagian emang masih jaman ya mabok pung kampung? Bukannya skrg trend olahraga, hidup sehat sama makan sehat." tulis akun @nadland13.
Respons singkat bernada geram turut dituliskan oleh akun HUMOR JON TAMPAN menyikapi viralnya video promosi tersebut.
"Waaaah....kacau sudah!#Ngik" tulis akun @HumorJonTampan.
Tuntutan agar proses hukum ditegakkan secara adil tanpa melalui jalur permintaan maaf semata disampaikan oleh akun 𝐀𝐝𝐞.
"klarifikasi sama minta maaf sih ga cukup ya. harus masuk lah!" tulis akun @merseybois_.
Pertanyaan seputar lokasi kejadian diajukan oleh akun Oppa Bagong yang memantau perkembangan video tersebut.
"Ini lokasinya dimana bang" tulis akun @oppabagong.
Kilas balik kemiripan kasus kontroversi di masa lalu turut diingatkan oleh akun Novian Kris.
"Viral jalur kontroversi. Sama kek sayap kudus beberapa tahun lalu." tulis akun @noviankristanto.
Ungkapan keprihatinan mendalam dituliskan secara singkat oleh akun Hiu.
"Astaghfirullah al-adziem" tulis akun @Hiugundul.
Kemarahan warganet terhadap kantor pusat merek minuman tersebut dipertanyakan oleh akun Dave Grieder.
"Bajingan sialan brand miras ini dimana alamat pusatnya" tulis akun @DaveGrieder.
Sorotan terhadap atribut yang dikenakan pengisi acara turut dibahas oleh akun Fei dalam komentarnya.
"Itu mba nya pake hijab ? Terus dah tau itu miras masih ikutan si mba nya" tulis akun @fe_i19.
Penegasan bahwa insiden ini merupakan bentuk pelanggaran hukum disampaikan oleh akun Rio Rama Baskara.
"Ini sudah penistaan" tulis akun @Rio_Ramabaskara.
Doa perlindungan serta kecaman terhadap simbol-simbol negatif diungkapkan oleh akun Diana_Julia77.
"Astaghfirullahal'aziim Antek2 Dajjal sudah keluar... Lindungi kami Ya Allah" tulis akun @Dj_Asphury.
Kebingungan atas logika penalaran di balik promosi tersebut ditutup oleh pernyataan akun Basudewa.
"Otaknya dimana sih kok bisa kepikiran tersebut" tulis akun @basudewadikara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok