Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Survei CELIOS Ungkap 55 Persen Pemilih Ogah Pilih Prabowo Lagi di 2029 dan Stres Kebijakan

Repelita.net

16 October 2026 13:27 WIB • 126 view

[HEBOH] Survei CELIOS Ungkap 55 Persen Pemilih Ogah Pilih Prabowo Lagi di 2029 dan Stres Kebijakan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Temuan survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memicu sorotan publik terkait evaluasi kinerja pemerintahan serta tingkat kepuasan para pemilih.

Informasi mengenai hasil data penelitian tersebut diunggah oleh akun Threads @abangtv.id pada Jumat, 16 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam narasi awal yang dibagikan, akun tersebut menyoroti persentase pemilih yang menyatakan tidak akan lagi memberikan dukungan pada kontestasi politik mendatang.

"55% PEMILIH PRABOWO MENGAKU NGGAK AKAN MEMILIH DIA LAGI DI 2029.

Tapi, apa angka ini berarti pemerintahannya sudah gagal?

Masalahnya, yang dipersoalkan bukan cuma 2029. Tapi kenapa baru dua tahun berjalan, lebih dari separuh responden sudah menyatakan nggak mau memilihnya lagi?"

Rincian indikator penilaian penilaian kinerja kepemimpinan serta persepsi responden dijabarkan lebih lanjut oleh akun Threads @abangtv.id pada Jumat, 16 Oktober 2026.

"Yang bikin survei CELIOS ini makin menarik, nilai kinerja Prabowo dari para ahli cuma 2,8, sementara masyarakat umum memberi 4,6.

Lalu, 75% responden mengaku stres dengan kebijakan pemerintah, dan 67% menyebut gaya kepemimpinan Presiden sebagai sumber stres.

Memang, angka-angka ini nggak otomatis membuktikan semua kebijakan gagal. Tapi apa semuanya bisa dianggap biasa saja?"

Pandangan penutup mengenai urgensi evaluasi dan pertanggungjawaban kebijakan pemerintahan turut disampaikan oleh akun Threads @abangtv.id pada Jumat, 16 Oktober 2026.

"Di satu sisi, satu survei memang nggak cukup untuk memvonis seluruh pemerintahan gagal.

Tapi di sisi lain, pemerintah juga nggak bisa terus berlindung di balik alasan masih butuh waktu.

Kalau ketidakpuasan publik sudah terlihat sekarang, apa ukuran konkret yang bisa dipakai untuk menilai perbaikan pemerintah?

Sebab, kritik bukan vonis akhir. Tapi waktu juga bukan alasan untuk terus menunda pertanggungjawaban."

Dinamika respons publik terhadap temuan data riset tersebut hingga kini menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung