Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Jejak Digital Bongkar Buzzer “Keberlanjutan”: Dari Hujat Jadi Dukung Prabowo, Publik Soroti Integritas dan Etika Politik Digital

Repelita.net

01 June 2026 18:56 WIB • 734 view

[HEBOH] Jejak Digital Bongkar Buzzer “Keberlanjutan”: Dari Hujat Jadi Dukung Prabowo, Publik Soroti Integritas dan Etika Politik Digital
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Fenomena pergeseran dukungan politik di kalangan pendengung atau buzzer media sosial kini tengah menjadi sorotan tajam publik.

Perubahan haluan yang dinilai drastis dari pendukung pemerintah sebelumnya menjadi pembela penguasa saat ini memicu kritik keras mengenai integritas dan konsistensi mereka.

ADVERTISEMENT

Diskusi ini mencuat setelah akun X Kamal Reza, @andikamalreza, mengunggah jejak digital seorang pengguna media sosial yang dulu aktif menghujat Prabowo Subianto namun kini berbalik arah mendukungnya.

Sebagaimana terlihat dalam image_fe14f0.png, unggahan tersebut memperlihatkan rekam jejak digital masa lalu yang kontradiktif dengan sikap politik saat ini.

Unggahan tersebut segera dibanjiri komentar pedas dari warganet yang menyoroti pragmatisme para buzzer dalam mencari nafkah di ruang digital.

Berikut adalah beberapa respons keras dari netizen terkait fenomena tersebut:

Sastro @sasttr0: Ya dari buzzer jokowi jadi buzzer prabowo, ini namanya buzzer keberlanjutan.

Mimimi @geteverythingyo: Spesialis buzzer, siapapun pemimpinnya nyari nafkahnya tetep di comberan.

Lyon Sirotus @sulistryono_: Penjilat itu dinamis. Namanya butuh duit, bisa jilat pantat apa saja.

Txt dari Saham @txtpersa...: debat sama pendukung prabowo gampang. tinggal liatin aja rekamnya jejaknya wkwk.

Kritik masyarakat semakin tajam karena dinilai tidak adanya rasa malu dalam mengubah haluan politik demi kepentingan praktis.

Fenomena yang terekam dalam image_fe1565.jpg, image_fe152c.jpg, dan image_fe1925.jpg ini dianggap sebagai bukti rendahnya etika politik di kalangan buzzer digital yang beroperasi tanpa prinsip tetap.

Dinamika ini mencerminkan bagaimana ruang digital sering kali dijadikan panggung bagi pihak-pihak yang tidak memiliki konsistensi dalam memegang teguh keyakinan politiknya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung