Repelita Jakarta - Polemik pengadaan motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional memicu perhatian publik terhadap kekayaan pribadi Kepala BGN Dadan Hindayana.
Video yang memperlihatkan ratusan unit motor listrik berstiker BGN di sebuah gudang besar menjadi viral di media sosial sejak awal April 2026.
ADVERTISEMENT
Banyak netizen bertanya-tanya soal tujuan pengadaan tersebut di tengah program Makan Bergizi Gratis yang sedang digalakkan pemerintah.
Dadan Hindayana menegaskan bahwa motor-motor itu diperuntukkan bagi operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di berbagai daerah.
Menurutnya pengadaan tersebut sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025 dan masih dalam proses pencatatan sebagai barang milik negara sehingga belum didistribusikan.
Ia juga membantah informasi yang menyebut jumlah motor mencapai 70 ribu unit.
Realisasi pengadaan tercatat sebanyak 21.801 unit dari total pemesanan 25 ribu unit.
Harga per unit motor listrik itu sekitar Rp42 juta yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Perhatian publik kemudian beralih ke laporan harta kekayaan Dadan Hindayana yang tercatat di Komisi Pemberantasan Korupsi.
Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada Maret 2025 total kekayaannya mencapai Rp9 miliar lebih.
Isi garasi pribadinya menjadi sorotan karena memiliki tiga unit mobil dengan total nilai sekitar Rp1,4 miliar.
Kendaraan tersebut meliputi
1. Mazda CX-5 tahun 2023 senilai Rp675 juta
2. Honda HR-V 1.5L SE CVT tahun 2024 senilai Rp330 juta serta
3. Mazda CX-3 tahun 2023 senilai Rp395 juta.
Semua aset kendaraan itu diperoleh dari hasil sendiri sesuai laporan resmi.
Kini Dadan Hindayana dijadwalkan menghadiri sidang DPR minggu depan untuk memberikan penjelasan lengkap terkait polemik motor listrik tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok