Repelita [Jakarta] - Kepulan asap tebal yang membumbung di area lantai bawah tanah atau basement Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi sempat memicu kepanikan seluruh penghuni kantor.
Peristiwa yang terjadi di markas lembaga antirasuah tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari tim pemadam kebakaran guna mengantisipasi risiko bahaya yang lebih besar.
ADVERTISEMENT
Sejumlah unit armada beserta belasan personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencari titik sumber asap.
Berdasarkan pemeriksaan intensif di area lantai bawah tanah, tim penanggulangan memastikan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh kobaran api kebakaran.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto membeberkan fakta sebenarnya mengenai pemicu kepulan asap tebal di lingkungan gedung pertahanan hukum tersebut.
Dalam keterangannya, Tessa Mahardhika Sugiarto mengklarifikasi, "Bukan kebakaran, tetapi terjadi gangguan teknis pada alat pemadam kebakaran otomatis atau sistem pengabut baterai di ruang basement.".
Kerusakan fungsi pada sistem proteksi otomatis tersebut memicu semburan material pemadam secara spontan hingga memenuhi seluruh ruangan bawah tanah.
Juru Bicara KPK tersebut menekankan bahwa sistem proteksi gedung bekerja secara aktif namun mengalami kejanggalan teknis pada komponen pengendalinya.
Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan kepastian mengenai kondisi di lokasi dengan menegaskan, "Sistem keamanan secara otomatis merespons hingga mengeluarkan asap pengabut, namun dipastikan tidak ada titik api maupun korban dalam peristiwa ini.".
Seluruh aktivitas operasional dan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK kini telah kembali berjalan normal setelah proses ventilasi serta pengurasan asap selesai dilakukan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok