Repelita Jakarta - Dinamika posisi kelembagaan komunikasi pemerintah saat ini dinilai kian menunjukkan ketegasan dalam mengevaluasi arah kebijakan administrasi pada periode masa lalu.
ADVERTISEMENT
Tanggapan kritis mengenai pergeseran fungsi taktis tersebut ramai diperbincangkan publik menyusul unggahan dari akun media sosial @mahadewo4 pada hari Senin, 19 Oktober 2026.
Dalam pernyataan tertulisnya, akun tersebut menyampaikan narasi asli yakni "HUBUNGAN JOKOWI DAN PRABOWO TAMAT‼️ SAH Nah begini baru BAKOM jelas posisinya Mengevaluasi kebijakan masa lalu yang pro oligarki yang mana kaum buruh habis di injak era jokowi. Dan yang paling keren beliau beliau langsung serang ke titik vital jokowi" tanpa ada perubahan teks.
Unggahan mengenai ketegasan evaluasi regulasi ketenagakerjaan itu pun langsung memancing beragam reaksi pro dan kontra dari para pengguna platform digital lainnya dalam kolom komentar.
Langkah perombakan fungsi penasihat kepresidenan ini dipandang khalayak sebagai bagian dari upaya pembersihan dominasi hegemoni kapitalistik luar birokrasi yang sebelumnya kian mengakar kuat.
Melalui sorotan tajam di ruang siber tersebut, jajaran otoritas administrasi baru didesak untuk tetap konsisten dalam memprioritaskan pemulihan hak-hak kesejahteraan para buruh lokal secara utuh.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads