Repelita Makassar - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang balita terjadi di Jalan Sunu, Kompleks Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tallo, Kota Makassar pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 09.30 WITA.
Seorang bocah perempuan berinisial QD yang baru berusia dua tahun terlindas mobil minibus hingga mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
ADVERTISEMENT
Insiden nahas tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, tampak keluarga korban panik sambil menggendong balita tersebut yang sudah bersimbah darah di sekujur tubuhnya.
Suasana di lokasi kejadian sempat memanas karena pengemudi mobil nyaris menjadi sasaran amukan massa dari warga sekitar.
Beruntung, sejumlah warga lainnya segera bertindak menenangkan situasi sehingga aksi main hakim sendiri dapat dihindarkan.
Kanit Lakalantas Polrestabes Makassar, Iptu Jerryanto, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di wilayah hukumnya.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Sunu Kompleks Unhas yang melibatkan satu unit mobil dan seorang pejalan kaki anak di bawah umur,” ujar Jerry pada Senin siang.
Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat merupakan mobil Honda Jazz dengan nomor polisi DD 1654 XCG yang dikemudikan oleh seorang pria bernama M. Nirwan (30).
“Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria dan bergerak dari arah barat ke timur saat kejadian berlangsung,” jelasnya lebih lanjut.
Pada saat yang bersamaan, korban diketahui sedang berusaha menyeberang jalan di lokasi kejadian tersebut.
“Korban yang merupakan pejalan kaki sementara menyeberang jalan, sehingga terjadi kecelakaan dengan kendaraan yang melintas,” ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, balita malang itu mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.
Polisi menyebutkan bahwa korban mengalami lecet pada bagian kepala, wajah, serta punggung.
Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Situasi di lokasi sempat tegang setelah warga mengetahui bahwa korban masih berusia sangat muda.
Pengemudi mobil nyaris menjadi sasaran amukan warga yang emosi melihat balita tersebut terlindas.
Namun, berkat upaya warga lainnya yang berusaha menenangkan suasana, tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.
Kondisi kemudian berangsur kondusif setelah korban berhasil dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami masih mendalami kejadian ini, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta melihat kondisi di lokasi saat peristiwa terjadi,” ungkap Iptu Jerryanto.
Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan permukiman yang padat aktivitas warga.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area yang banyak aktivitas pejalan kaki,” kuncinya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok