Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Aksi Demo Besar di Pontianak 21 Oktober 2026 Berjalan Serentak Namun Minim Sorotan Pemberitaan Media Mainstream

Repelita.net

21 October 2026 18:59 WIB • 111 view

[HEBOH] Aksi Demo Besar di Pontianak 21 Oktober 2026 Berjalan Serentak Namun Minim Sorotan Pemberitaan Media Mainstream
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gerakan unjuk rasa berskala besar dilaporkan melanda wilayah Pontianak serta sejumlah daerah lain namun minim mendapatkan sorotan pemberitaan media mainstream.

Informasi mengenai pergerakan massa tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @joanramadani_ pada Rabu, 21 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan kabar yang disebarkan, aksi penyampaian aspirasi publik tersebut berjalan serentak di wilayah Kalimantan hingga ke kawasan Pulau Jawa.

"Demo Pontianak 21 Oktober 2026, demo hari ini kurang tersorot dari kawan2 di Kalimantan sana, bahkan di beberapa pulau jawa pun sebenarnya ada demo / seruan aksi juga hari ini

kalau emang ada yang lewat di timeline kalian, UP apa yang pantas untuk di UP" tulis akun @joanramadani_ meminta solidaritas netizen.

Unggahan yang memperlihatkan sepinya gaung aksi di ruang publik ini segera memancing respons simpati berupa doa untuk keselamatan para peserta.

"Tuhan tolong jaga & lindungi mereka yg sedang mengajukan seruan utk kebaikan Bangsa & Negara Indonesia... Amin.. 🙏" tulis akun @helenalistyarsih dalam kolom komentar pada hari yang sama.

Kondisi sosiopolitis yang memanas di lapangan bahkan memicu lahirnya luapan kekesalan emosional dari warga net yang menyasar langsung pada pucuk pimpinan tertinggi negara.

"Prabowo sialan" keluh akun @youmire_di mengekspresikan kekecewaannya terhadap situasi pemerintahan saat ini.

Keheranan publik kian bertambah lantaran pergerakan massa dalam jumlah besar di lapangan terkesan sengaja ditutupi dari agenda pemberitaan nasional.

"Di pemberitaan sepi, padahal demonya besar-besar." tulis akun @ndoro_itong menyayangkan minimnya transparansi media siber.

Tindakan pembatasan jangkauan informasi tersebut dinilai warganet sebagai akibat dari ketatnya sistem penyaringan konten oleh otoritas regulasi siber pusat.

"Parah banget emang, semua terfilter sama si digi digi sialan itu" kritik akun @nohuman2021 merujuk pada kebijakan pengawasan ruang digital.

Melihat kondisi tersebut, sebagian masyarakat siber memberikan saran taktis agar sasaran aksi demonstrasi dialihkan langsung pada pusat operasional korporasi terkait.

"Demo ke perusahaanya langsung bisa ga sih kan kalian dekat" pungkas akun @juliantragil memberikan alternatif solusi pergerakan di lapangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung