Berita, Nasional

Habib Rizieq Umumkan Perang Terbuka dan Tuntut Presiden Mendatang Tuntaskan Kasus KM 50

Repelita.net

26 September 2026 00:06 WIB • 91 view

Habib Rizieq Umumkan Perang Terbuka dan Tuntut Presiden Mendatang Tuntaskan Kasus KM 50
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pemuka agama terkemuka Habib Rizieq Shihab secara tegas menyampaikan orasi krusial yang menyerukan penegakan keadilan hukum terkait peristiwa berdarah di Kilometer Lima Puluh.

Dalam rekaman ceramah yang disiarkan oleh kanal YouTube bernama SAHDARI Sahabat Dakwah Religi, beliau menyatakan tidak akan tinggal diam terhadap oknum aparat yang terbukti melakukan tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

Beliau menjelaskan kronologi pencegatan yang dialami oleh rombongan keluarganya saat berada di jalur jalan tol tol Jakarta Cikampek layang beberapa waktu silam.

"hei para pembantai KM50 jangan berbuat pengecut mereka sergap di jalan tol Saudara yang mereka ingkar memang mereka mau bunuh saya kok jangan selama ini kita diam kita diam e kita sabarin Saudara oh dipikir kita enggak bisa melawan saudara sebutkan tanggalnya sebutkan harinya sebutkan jamnya sebutkan tempatnya berapa pasukan yang kamu mau bawa kami akan bawa pasukan yang sama ayo kita perang," seru Habib Rizieq Shihab dengan nada tegas dalam pidatonya.

Tokoh agama tersebut menilai tindakan pembungkaman yang dialami oleh para pengawal rombongannya merupakan sebuah skenario yang sengaja dirancang oleh pihak tertentu melalui pembentukan opini publik.

Upaya penggiringan opini tersebut dilakukan secara masif agar tindakan kekerasan terhadap dirinya dinilai wajar oleh sebagian masyarakat.

"FPI dibubark oh e memang sudah diframing sedemikian rupa bahwa Habib Rizik dan FI pengacau Dan itu terbukti Saudara begitu selesai mereka framing semua terjadilah peristiwa KM50 Saudara jadi saya mau ambil ringkesan saja dalam KM50 adalah si Brengsek dalam KM50 adalah se jangan jangan pikir kita diam ada saatnya Saudara nanti satu saat akan kita seret dia ke jalanan akan kita adili dengan masyarakat dengan rakyat saudara nyawa dibayar dengan nyawa darah dibayar dengan darah," urainya memaparkan tuntutan keadilan.

Beliau menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus organisasi untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri terhadap kondisi fisik para korban sesampainya di rumah sakit otoritas terkait.

Berdasarkan laporan pemeriksaan serta kesaksian dari para pedagang di sekitar lokasi kejadian, ditemukan adanya kejanggalan serius berupa luka tembak jarak dekat pada organ vital.

"enam laskar kami ketika dibawa ke KM50 yang empat masih hidup sehat walafiat yang dua sudah sekarat ee pertama yang sekarat duduk di sebelah kiri sopir tertembak bola matanya saudara nah sedangkan yang kedua tertembak antara paha dengan pinggangnya dan mengenai pembuluh darah besar sehingga banyak darah yang keluar tidak bisa dihentikan tapi dua-duanya saat di KM50 masih hidup karena petugas-petugas KM50 termasuk pedagang-pedagang yang ada di KM50 mereka datang ke tempat ini mereka datang ke majelis kita memberikan kesaksian enam-enamnya kami lihat Habib dengan mata kepala kami sendiri mereka masih hidup," tuturnya mengisahkan laporan saksi mata.

Beliau menegaskan bahwa tuntutan penuntasan perkara kemanusiaan ini akan terus digaungkan kepada siapapun figur yang akan memegang tongkat kepemimpinan nasional di masa mendatang.

"siapapun presiden yang akan datang saya amanatkan kepada mereka tuntaskan KM 50 sebelum kami tuntaskan dengan cara kami," pungkas Habib Rizieq Shihab di hadapan ribuan jemaah pemuda.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung