Berita, Nasional

[GEGER] Nama Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang disebut dalam BAP tersangka korupsi MBG Sony Sonjaya

Repelita.net

10 June 2026 16:52 WIB • 1,072 view

[GEGER] Nama Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang disebut dalam BAP tersangka korupsi MBG Sony Sonjaya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kasus dugaan rasuah dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional memasuki babak baru setelah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator ke Kejaksaan Agung pada Senin (8/6/2026).

Pihak kuasa hukum Sony Sonjaya mengklaim telah mengantongi daftar berisi lebih dari 20 nama tokoh yang diduga turut menikmati aliran dana terkait perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

Pengacara Sony, Elza Syarief, secara terbuka menyatakan bahwa Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, termasuk dalam jajaran nama yang diduga terlibat dalam pusaran kasus ini sebagaimana terlihat dalam dokumen pendukung.

Indikasi keterlibatan tersebut diperkuat dengan adanya unggahan surat di media sosial Instagram pribadi milik Sony pada 3 Juni 2026 yang berisi pesan selamat kepada Nanik.

Ya tentunya nanti akan saya sampaikan karena saya sudah mengerti diberikan surat yang di-upload di Instagram Pak Sony tentang selamat kepada Ibu Nanik.

Jadi nanti kalau misalnya diperiksa penyidik, ya silahkan beliau tanggung jawabkan.

Ya kita kan belum sampai sana, tapi kan salah satu nama itu sudah disebut.

Dalam pemeriksaan awal, Elza membeberkan bahwa terdapat sekitar 26 nama yang diduga terlibat dalam praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Program Gizi yang kini telah tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan.

Sony sendiri dikabarkan telah bertekad untuk bersikap kooperatif meski harus menghadapi risiko besar dalam proses pengungkapan kasus ini.

Akhirnya Pak Sony bilang ya sudah, saya buka saja terus dia diam, terus dia bilang gini Bu Elza, saya siap mati, terus saya bilang jangan pak, jangan mati karena ucapan itu adalah doa.

Bu Elza, saya pesan titip anak dan istri saya.

Penyidik Kejaksaan Agung kini telah menyita telepon genggam milik Sony yang berisi data rekam jejak percakapan terkait permintaan titik dapur program terkait.

Pihak Istana melalui Kepala Badan Komunikasi, Muhammad Qodari, pada Rabu (10/6/2026) menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung.

Ya pertama tentunya kita ikuti saja proses hukum yang berjalan dengan baik.

Pada hari ini kan bolanya sudah ada di Kejaksaan.

Nah apakah kemudian Justice Collaborator-nya diterima atau tidak kan tentu ada syarat-syaratnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung