Repelita Jakarta - Gelombang kritik pedas kembali menghantam komika Kiky Saputri setelah rekaman video masa lalunya saat menaiki fasilitas jet pribadi kembali viral di linimasa media sosial.
Dalam tayangan rekaman lawas tersebut, sang komika tampak bepergian bersama mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, musisi Armand Maulana, serta presenter Gilang Dirga di dalam pesawat eksklusif.
ADVERTISEMENT
Sorotan tajam warganet tertuju pada lontaran gurauan Kiky Saputri yang melontarkan kalimat candaan bernada menyindir kelompok masyarakat kelas bawah selama penerbangan berlangsung.
Pak, kalau naik private jet gitu kita bisa ke bawah gitu, 'hai, rakyat jelata' gitu, ucap Kiky Saputri dalam rekaman video tersebut, dikutip pada Senin, 2 November 2026.
Akibat celotehan tersebut, Kiky Saputri langsung panen hujatan dari publik dunia maya yang menilai candaan tersebut tidak pantas diucapkan oleh seorang figur publik.
Kecaman terbuka juga datang dari aktor sekaligus figur publik Kiki Farrel yang melayangkan sentiran menohok melalui unggahan pada akun platform Threads miliknya.
Hati-hati ah! Kamu kan jadi orang kaya karena jadi selebritis. Aslinya kamu orang miskin, jagan nyindir-nyindir saudara-saudara kita yang lagi di bawah, tulis Kiki Farrel secara terbuka.
Dalam pesan lanjutannya, Kiki Farrel turut mengingatkan rekan sesama artis tersebut agar senantiasa menjaga sikap serta bijak dalam melontarkan setiap perkataan di ruang publik.
Suatu hari nanti kita ga tau kalau apa yang kita punya dilenyapkan Allah SWT, tegas Kiki Farrel dalam takarir unggahannya.
Di tengah derasnya hujatan yang mengarah kepadanya, Kiky Saputri akhirnya memberikan respons melalu akun Instagram Story pada Minggu, 1 November 2026.
Alih-alih menyampaikan klarifikasi terkait isi video jet pribadi tersebut, ia justru membagikan ulang potongan rekaman ceramah keagamaan dari pendakwah Ustaz Dennis Lim.
Materi ceramah yang dibagikan tersebut membahas mengenai tata cara serta panduan sikap bagi seseorang yang tengah menghadapi pihak-pihak penyebar fitnah.
Dalam tayangan video tersebut, Ustaz Dennis Lim menjelaskan langkah-langkah yang perlu diambil tatkala seseorang mendapati dirinya menjadi sasaran tudingan maupun ujaran miring.
Ia mengingatkan agar seseorang tidak terlalu larut merisaukan penilaian buruk manusia serta tetap memusatkan perhatian pada amal kebaikan.
Menurut pesan ceramah tersebut, lontaran omongan negatif dari orang lain seharusnya tidak sampai meruntuhkan semangat seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ustaz Dennis Lim turut menekankan pentingnya mengedepankan proses tabayyun guna mencari kejelasan masalah agar kesalahpahaman tidak semakin melebar ke mana-mana.
Inti ceramah tersebut menegaskan bahwa penilaian dari Sang Pencipta jauh lebih esensial dibandingkan penilaian sesama manusia di dunia.
Kendati demikian, langkah Kiky Saputri membagikan ulang video ceramah tersebut justru memicu gelombang komentar miring serta reaksi sinis dari para pengguna media sosial.
Sejumlah netizen mempertanyakan relevansi tindakan Kiky membagikan pesan tentang fitnah padahal polemik tersebut bermula dari rekaman yang bersumber dari ucapannya sendiri.
Masyarakat menilai gelombang kritik yang datang bukanlah tuduhan palsu, melainkan respons atas pernyataan yang keluar langsung dari mulut sang komika.
Tindakan membubuhkan pesan keagamaan di tengah badai kontroversi dinilai warganet sebagai upaya membangun kesan seolah dirinya adalah pihak yang terzalimi.
Kolom komentar di berbagai platform pun langsung dipenuhi oleh kritik pedas para netizen yang menuding sang komika sedang melakukan tindakan playing victim.
Ustaz videonya dipake buat playing victim, tulis salah seorang netizen.
Fitnah apanye si ki? orang jls ucapan lu keluar dari mulut lu sendiri, timpal warganet lainnya.
Ustaz videonya banyak dipake orang yg merasa tersakiti, padahal mereka yg menyakiti rakyat, sahut warganet lain merespons unggahan tersebut. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok