Berita, Nasional

Framing Bermunculan Usai Temukan Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Ungkap Soal Mobil dan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Repelita.net

16 June 2026 20:18 WIB • 892 view

Framing Bermunculan Usai Temukan Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Ungkap Soal Mobil dan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, angkat bicara mengenai berbagai framing negatif yang diarahkan kepadanya pasca-penemuan alat pelacak di kendaraan yang ia tumpangi.

Ia menegaskan bahwa serangan terhadap dirinya kini beralih dari intimidasi fisik menjadi upaya pembunuhan karakter untuk merusak reputasinya di ruang publik.

ADVERTISEMENT

Dalam Dialog Kebangsaan di Makassar, Tiyo menjelaskan latar belakang penggunaan kendaraan Toyota Fortuner yang memicu polemik di kalangan warganet.

“Saya jelaskan begini, itu adalah mobil yang dipinjamkan kepada saya sejak saya mengalami berbagai teror. Terutama sejak Andrie Yunus disiram air keras,” ujar Tiyo.

Ia mengungkapkan bahwa langkah tersebut diambil oleh pihak keluarga karena kekhawatiran mendalam atas keselamatan dirinya mengingat aktivitasnya dalam mengkritisi kebijakan pemerintah.

Tiyo menyayangkan pola intimidasi modern yang menggiring opini seolah-olah kritik yang dilontarkan aktivis hanya didasari kepentingan pribadi atau keinginan memperoleh posisi tertentu.

“Ini cara-cara kerja yang lebih mutakhir daripada penculikan, yaitu pembunuhan karakter. Itu yang hari ini dilakukan pemerintah,” tegas Tiyo.

Terkait desas-desus bahwa penemuan alat lacak tersebut hanyalah rekayasa, Tiyo memberikan bantahan keras serta menantang pihak yang meragukan integritasnya.

“Saya adalah orang yang paling tahu diri saya, kalau saya bohong dan tidak bohong yang tahu cuma saya,” tuturnya.

Ia pun menyatakan kesiapan menerima konsekuensi hukum apabila tuduhan mengenai kebohongan publik yang dialamatkan kepadanya terbukti benar.

“Jadi yang saya bisa pastikan apa? Kalau saya menciptakan kebohongan publik, maka silakan potong telinga saya. Silakan penjara saya,” tantang Tiyo.

Tiyo menduga ada upaya sistematis untuk mengalihkan atensi publik dari isu yang ia angkat dengan cara membangun narasi lain guna menutupi substansi ancaman yang ia terima.

“Tapi beberapa yang lain, rasanya ini secara masif digerakkan entah oleh kekuatan apa, bahkan saya dapat bocoran dari teman saya, bahwa memang ada request untuk mengangkat isu yang lain,” bebernya.

Ia menegaskan bahwa aktivitasnya mengkritik kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat akan tetap berlanjut meskipun ia terus mendapatkan tekanan dari berbagai pihak. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung