Repelita Jakarta - Seorang aktivis gerakan koperasi dan pemberdayaan ekonomi rakyat yang bernama Ferry Koto akhirnya memberikan tanggapan terhadap kritik panas yang dilontarkan Amien Rais kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam pernyataannya yang dikutip pada Sabtu, 2 Mei 2026 melalui akun media sosial miliknya, Ferry menegaskan pentingnya membedakan secara tegas antara kritik berbasis fakta dengan tudingan yang sama sekali tidak memiliki dasar.
ADVERTISEMENT
Ia menyatakan bahwa mengkritik pejabat publik merupakan tindakan yang sah dalam sistem demokrasi selama disampaikan dengan berlandaskan data dan bukti yang jelas.
“Jika ada yang keliru dalam pelaksanaan tugas, silakan dikritik, bahkan dengan keras sekalipun. Namun kritik itu harus berbasis fakta,” ujar Ferry Koto dalam unggahannya.
Mengenai polemik yang menyebut posisi Teddy memiliki pengaruh besar bahkan melampaui sejumlah pejabat lain, Ferry menilai hal itu tetap dapat menjadi bahan kritik asalkan disertai argumentasi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Akan tetapi aktivis tersebut juga mengingatkan bahwa menyebarkan informasi tanpa dasar yang jelas berpotensi menjelma menjadi persoalan serius baik dari sisi moral maupun hukum.
“Jika hanya menyebarkan kabar tanpa data dan bukti, itu bukan lagi kritik, melainkan bisa dikategorikan sebagai kejahatan,” kata Ferry Koto.
Dari perspektif etika keagamaan, Ferry menyebut tindakan semacam itu sebagai bentuk fitnah yang dalam ajaran Islam dipandang sebagai perbuatan tercela dan sangat dilarang.
Ia juga menekankan prinsip hukum bahwa beban pembuktian justru berada di pundak pihak yang menyebarkan tuduhan bukan pada pihak yang dituduh.
“Dalam hukum, pihak yang menyampaikan tuduhan harus mampu membuktikan kebenarannya, bukan sebaliknya,” ujar aktivis tersebut.
Ferry pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersikap kritis terhadap kebijakan dan tindakan para pejabat publik tetapi tidak boleh terjebak dalam praktik menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Sebelumnya pada Jumat, 1 Mei 2026, Amien Rais melalui kanal YouTube resminya melontarkan kritik pedas terkait kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Letkol Teddy Indra Wijaya yang dinilai telah melampaui batas hubungan profesional.
Dalam video berjudul Jauhkan Istana dari Skandal Moral tersebut, Amien bahkan mendesak kepala negara untuk menendang Teddy sejauh mungkin demi menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok