Berita, Nasional

Feri Amsari dan Keluarga Di-doxing hingga Diberi Pesan Ancaman

Repelita.net

08 June 2026 15:26 WIB • 850 view

Feri Amsari dan Keluarga Di-doxing hingga Diberi Pesan Ancaman
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pakar hukum tata negara, Feri Amsari, mengungkapkan bahwa dirinya beserta keluarga tengah mendapatkan ancaman serius berupa doxing di media sosial.

Ia menduga aksi penyebaran data pribadi tersebut dilakukan oleh kelompok pendengung atau buzzer yang tidak menyukai pandangan kritisnya terhadap pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Saya dan keluarga itu belakangan di-doxing ya, informasi soal istri, anak-anak saya di-publish oleh orang yang patut saya duga adalah para buzzer," kata Feri dalam konferensi pers di YLBHI, Jumat (5/6/2026).

Menurut Feri, para pelaku tidak hanya menyebarkan data privasi, tetapi juga menyertakan ancaman yang membuat anggota keluarganya merasa terancam.

"Mengumumkan dengan bahasa-bahasa, 'Kau belum tahu saja istri dan anak-anakmu kalau dijadikan korban,' begitu ya bahasanya," ungkapnya.

"Dan tentu saja bahasa-bahasa seperti ini membuat kita tidak nyaman karena informasi keluarga dan anak-anak itu diumumkan dan seolah-olah sedang ditarget," tambah dia.

Ia menegaskan bahwa negara seharusnya hadir memberikan jaminan perlindungan terhadap hak kebebasan berpendapat setiap warga negara sesuai konstitusi.

"Dan tugas negara semestinya memastikan jaminan-jaminan terhadap tindakan-tindakan yang membatasi hak dan kebebasan orang menyampaikan pendapat," ujar Feri.

Sebelumnya, Feri telah dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya pada Rabu (3/6/2026) terkait laporan dugaan penghasutan.

Pemeriksaan tersebut dipicu oleh pernyataannya dalam acara diskusi publik pada 31 Maret 2026 mengenai kritik terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Feri sempat menyoroti pengangkatan Letkol Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet yang dianggapnya tidak sesuai dengan prinsip hukum bagi perwira TNI aktif.

Selain itu, ia juga melontarkan kritik terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 serta program kebijakan pemerintah yang dinilainya bermasalah. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung