Berita, Nasional

Ferdinand Hutahaean Sebut Ex Ketua BEM UGM Mengidap NPD Terkait Klaim Alat Pelacak di Mobilnya

Repelita.net

16 June 2026 17:30 WIB • 899 view

Ferdinand Hutahaean Sebut Ex Ketua BEM UGM Mengidap NPD Terkait Klaim Alat Pelacak di Mobilnya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Politikus Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan keras terkait klaim Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengaku menemukan alat pelacak pada kendaraan yang ia gunakan.

Ferdinand secara tegas membantah keterlibatan pihak penguasa dalam pemasangan perangkat tersebut dan menilai tuduhan Tiyo tidak memiliki dasar yang kuat.

ADVERTISEMENT

Ia bahkan melabeli Tiyo sebagai sosok pengidap Narcissistic Personality Disorder atau NPD karena dianggap terlalu percaya diri merasa sedang diawasi oleh pemerintah.

“Saya semakin meyakini memang orang ini memang adalah NPD sejati. Dia memarken mobilnya dipasangai alat pelacak, alat pelacak ini siapa yang pasang ?” ujar Ferdinand, Selasa (16/6/2026).

Ferdinand mempertanyakan asal-usul kendaraan tersebut dan menyarankan Tiyo untuk memastikan status kepemilikannya sebelum melontarkan spekulasi liar ke ruang publik.

“Kedua adalah mobilnya Tiyo ini sebenarnya ini darimana apakah beli sendiri, rental, atau dikasih orang lain. Kalau ternyata dikasih orang lain coba tanya orang yang memberikan itu jangan-jangan dia memasangi itu di mobilnya supaya bisa dilacak keberadaan mobil kalau sewaktu-waktu hilang atau dicuri,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penggunaan alat pelacak konvensional seperti yang ditemukan Tiyo lazim digunakan oleh jasa penyewaan mobil untuk alasan keamanan.

“Rental mobil pada umumnya masang alat sejenis ini, bahkan dijual bebas dengan biaya murah,” tambahnya.

Dalam pernyataannya, Ferdinand secara tidak langsung membocorkan metode yang sebenarnya digunakan pihak berwenang jika ingin melacak seseorang, yang menurutnya jauh lebih canggih.

“Jangan playing victim. Kalau penguasa yang melakukan tidak begitu caranya, handphone mu saja ditaping sudah bisa ketahuan kau dimana. Masa mobil mu dibuntuti ngapain ? Kalau mau dibuntuti ya kau lewat handphonemu,” cetusnya.

Sebelumnya, Tiyo Ardianto melalui akun Instagram pribadinya https://www.instagram.com/tiyoardianto_ mengungkapkan penemuan alat pelacak tersebut pada 13 Juni 2026.

Tiyo menduga keberadaan alat itu terkait dengan sikap kritisnya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Teman-teman sekalian, bisa dilihat, ini adalah alat pelacak yang namanya PBX Finder. Saya tahu ini karena muncul di notifikasi ponsel saya. Kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan. Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkam,” tulis Tiyo dalam unggahannya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung