Repelita Jakarta - Gelombang kritik terhadap jalannya pemerintahan saat ini mencuat di platform digital media sosial Threads pada tanggal 22 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
Sejumlah warganet menyampaikan keluhan mendalam mengenai situasi makroekonomi dalam negeri yang dinilai kian mengkhawatirkan.
Unggahan mengenai kepemimpinan nasional memicu respons tajam dari publik terkait efektivitas program kerja pemerintah.
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @agushernanda_ yang menuliskan, "Prabowo jadi presiden aja udah kacau total semua program tak ada efek rakyat bikin proyek korupsi total Sedangkan habibie jabat 1 tahun presiden dia rela menutup bisnis nya pesawat terbang dia dia mengalah untuk rakyat untuk perbaiki ekonomi 98 dia sudah menjadi warga biasa".
Keluhan itu kemudian ditanggapi oleh netizen lain yang membeberkan sejumlah data mengenai indikator keuangan Indonesia secara terperinci.
Tanggapan krusial tersebut disampaikan melalui tulisan dari akun @rapunzellask yang menyatakan, "Buat yang belum ngeh seberapa menyedihkannya kondisi ekonomi Indonesia saat ini: Secara year-to-date di level ASEAN • Rupiah melemah terdalam di ASEAN sampai -7,9% • Indeks Saham (IHSG) melemah -38,16% atau terburuk se ASEAN • Balance of Payment Indonesia defisit dengan trend-14,4% atau terburuk se-ASEAN • Current Account Deficit USD14,4 miliar • Cadangan devisa turun USD8,3 miliar • Consumer confidence tren menurun Pertumbuhan ekonomi > 5% tapi lebih didorong Government Spending dan CAD minus".
Kondisi ini memicu silang pendapat antar pengguna internet yang mengamati pergerakan pasar serta daya beli masyarakat saat ini.
Unggahan itu pun ditutup oleh komentar singkat dari akun @obiek_junot yang menyatakan, "Omong kosong macam apa ini. I just wanna say : BACOT".(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads