Berita, Internasional

Duka Gaza dan Kemenangan Abdul El Sayed di Senat AS Jadi Bukti Runtuhnya Kekuatan Lobi AIPAC

Repelita.net

05 August 2026 20:29 WIB • 524 view

Duka Gaza dan Kemenangan Abdul El Sayed di Senat AS Jadi Bukti Runtuhnya Kekuatan Lobi AIPAC
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wilayah Gaza menggelar prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah Palestina guna mengantarkan jenazah ratusan korban yang berhasil dievakuasi dari bawah puing reruntuhan.

Momen pemakaman massal tersebut berlangsung bersamaan dengan kemenangan Abdul El-Sayed dalam pemilihan pendahuluan Senat Amerika Serikat di Michigan.

ADVERTISEMENT

Kemenangan politisi Partai Demokrat bersangkutan menjadi sorotan lantaran diklaim seratus persen bebas dari pengaruh dana lobi AIPAC.

Cendekiawan sekaligus ulama Muslim terkemuka Dr. Yasir Qadhi menegaskan pertautan erat antara duka di Palestina dengan dinamika politik di ranah domestik Amerika Serikat.

Penegasan tersebut disampaikan Dr. Yasir Qadhi mengingat besarnya gelontoran dana dari kelompok lobi AIPAC demi memengaruhi preferensi pemilih dalam pemilihan tingkat regional tersebut.

"Kedua berita ini tidak terlepas satu sama lain. AIPAC (lobi Israel) dan sekutunya menghabiskan $65 juta untuk lawan Abdul, tepatnya karena mereka ingin terus menggunakan pajak kita, senjata kita, dan hak veto kita untuk membiayai genosida mereka terhadap keluarga Palestina. Bayangkan: AIPAC menghabiskan $65 juta (Rp 1 triliun lebih -red) untuk mengamankan satu nominasi di dalam partai Demokrat untuk satu posisi Senat potensial. Dan… mereka kalah."

Laju penolakan publik terhadap pengaruh kelompok lobi dianggap oleh Dr. Yasir Qadhi sebagai bentuk erosi kepercayaan warga atas kebijakan luar negeri yang selama ini dijalankan pemerintah.

Ia menilai ikhtiar panjang rakyat di Gaza telah membuka mata publik luas mengenai ketimpangan moral yang selama ini tertutup narasi politik.

"Bagi banyak pemilih, kampanye ini menjadi lebih dari sekadar satu kandidat. Hasil hari ini, setelah dua tahun terakhir genosida brutal di Gaza, dan setelah puluhan tahun pemerintahan Apartheid rasis mereka, menegaskan kenyataan bahwa Israel dan sekutunya telah kehilangan semua kredibilitas di mata warga Amerika yang bekerja keras dan membayar pajak."

Pergeseran dinamika politik ini menurut Dr. Yasir Qadhi sekaligus memberi pesan kuat bahwa aliran dana besar tak lagi menjamin kemenangan calon di ruang publik.

"Hasil hari ini mencerminkan meningkatnya tuntutan di antara banyak warga Amerika untuk kebijakan luar negeri yang dibentuk terutama oleh kepentingan, nilai-nilai, dan hati nurani rakyat Amerika."

Gelombang kesadaran pemilih disebut Dr. Yasir Qadhi telah menempatkan dukungan kelompok lobi luar negeri sebagai ganjalan politik bagi para kandidat.

"Ini menjadi pernyataan bahwa tidak ada upaya lobi—baik luar negeri maupun dalam negeri—yang boleh mengalahkan suara warga biasa, dan tidak ada bantuan yang boleh diberikan untuk membunuh warga sipil yang tidak bersalah."

Perubahan cara pandang tersebut kian tampak sewaktu sokongan dana besar justru direspons secara kritis oleh konstituen.

"Dukungan seorang kandidat oleh AIPAC kini, akhirnya, dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai beban, bukan aset."

Sikap pantang menyerah masyarakat di area konflik diakui Dr. Yasir Qadhi menjadi pemantik utama yang mendobrak kemapanan konstelasi politik global.

"Martabat, keberanian, dan ketekunan rakyat Gaza dalam menghadapi pendudukan, pembantaian, dan perang telah mengguncang fondasi sebuah lembaga yang mapan yang otoritas moralnya terus terkikis."

Masyarakat kini berharap ada pembenahan arah kebijakan nasional yang lebih berpihak pada nilai kemanusiaan serta keadilan sosial.

"Kami menantikan masa depan yang ditandai dengan keadilan, bukan keterlibatan – masa depan di mana negara kita tidak membiayai perang dan kekejaman di luar negeri, melainkan menawarkan layanan yang lebih baik kepada rakyatnya sendiri."

Dr. Yasir Qadhi memandang rangkaian peristiwa ini mempertegas bahwa gejolak kemanusiaan di tingkat global kini memberi dampak langsung terhadap konstelasi serta kesadaran politik warga di tingkat lokal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung