Berita, Internasional

Drone Rusia Hantam Kyiv Saat Kanselir Jerman Berkunjung Dua Orang Dilaporkan Terluka

Repelita.net

05 October 2026 13:07 WIB • 103 view

Drone Rusia Hantam Kyiv Saat Kanselir Jerman Berkunjung Dua Orang Dilaporkan Terluka
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah serangan udara bersenjata nirawak milik militer Rusia dilaporkan menghantam kawasan infrastruktur Jembatan Utara di wilayah Kyiv.

Peristiwa ledakan tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan kerja resmi Kanselir Jerman Friedrich Merz ke wilayah ibu kota Ukraina pada hari Minggu.

ADVERTISEMENT

Mengenai dampak insiden tersebut Wali Kota Vitali Klitschko menyampaikan keterangan bahwa terdapat dua orang korban yang mengalami luka akibat hantaman senjata.

Keterangan mengenai situasi darurat di wilayah konflik tersebut dibagikan oleh akun media sosial @jagat.warta melalui unggahan tertulis pada 5 Oktober 2026.

Melalui kiriman tersebut dijelaskan bahwa kedatangan pemimpin Jerman ke lokasi tersebut dilakukan secara mendadak dengan menggunakan jalur transportasi kereta api.

Akun @jagat.warta menuliskan kronologi lengkap berupa "Sebuah drone Rusia menghantam Jembatan Utara di Kyiv pada Minggu, saat Kanselir Jerman Friedrich Merz sedang berkunjung ke ibu kota Ukraina. Wali Kota Vitali Klitschko menyebut dua orang terluka. Merz tiba secara tak diumumkan dengan kereta, disambut sirene serangan udara dan ledakan. Ia datang bersama Menteri Ekonomi dan Energi Katherina Reiche, sehari setelah Rusia memperingatkan bahwa pejabat asing di Kyiv tidak aman." di platform digital.

Kehadiran delegasi asing itu tetap terlaksana meski pihak Kremlin sebelumnya sudah mengeluarkan maklumat bahaya bagi para pejabat negara luar di wilayah tersebut.

Kanselir Friedrich Merz kemudian mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial personal untuk menegaskan sikap politiknya terkait konflik bersenjata itu.

Friedrich Merz menulis di X bahwa Ukraina menghadapi pekan-pekan yang menentukan dan Kyiv bisa mengandalkan Jerman.

Dirinya juga memberikan penegasan sikap lanjutan dengan menyatakan bahwa pihak pemerintah Jerman tidak akan gentar oleh serangan drone yang baru saja terjadi.

Mengenai intensitas serangan udara yang dilancarkan musuh Presiden Volodymyr Zelensky memberikan perincian kuantitas persenjataan yang dikerahkan dalam semalam.

Presiden Volodymyr Zelensky menyebut Rusia meluncurkan 135 drone serang semalam, lebih dari 50 di antaranya bertenaga jet, ke sejumlah wilayah termasuk Kyiv, Dnipro, dan Kharkiv.

Selain kunjungan diplomatik agenda kedatangan Friedrich Merz beserta rombongan juga ditujukan untuk memfinalisasi program kerja sama pertahanan bilateral.

Kedua belah pihak dijadwalkan menuntaskan kesepakatan produksi drone bersama untuk memperkuat sistem persenjataan militer di masa mendatang.

Sejumlah masyarakat pengguna media sosial internasional turut memberikan tanggapan pendek di kolom komentar kiriman berita darurat itu.

Akun @ridonnysaut mengekspresikan respons dukungannya terhadap jalannya operasi militer dengan menulis komentar singkat berupa "U R R A A A 🔥".

Hingga saat ini situasi keamanan di kawasan ibu kota Ukraina dilaporkan masih berada dalam status kewaspadaan tinggi pascaserangan udara tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung