Berita, Nasional

Drama Pembatalan Serangan AS ke Iran: Netanyahu Panik Langsung "Merengek" ke Trump Minta Perlindungan?

Repelita.net

12 June 2026 23:21 WIB • 757 view

Drama Pembatalan Serangan AS ke Iran: Netanyahu Panik Langsung "Merengek" ke Trump Minta Perlindungan?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan negaranya.

Permintaan ini dilayangkan di tengah proses negosiasi rahasia antara Washington dan Teheran yang berlangsung sangat dinamis.

ADVERTISEMENT

Meski Israel tidak terlibat langsung dalam draf nota kesepahaman tersebut, pihak kantor Perdana Menteri menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Donald Trump.

“Meskipun Israel bukan pihak dalam nota kesepahaman tersebut, Perdana Menteri menyampaikan apresiasinya atas komitmen Presiden Trump bahwa perjanjian akhir pada kesimpulan negosiasi akan mencakup penghapusan material (uranium) yang memperkaya, pembongkaran infrastruktur pengayaan (uranium), izin produksi rudal, dan mendukung dukungan Iran terhadap proksi terorisnya di kawasan,” bunyi pernyataan resmi yang dirilis Jumat (12/6/2026).

Langkah diplomasi ini mengejutkan Tel Aviv, terutama setelah Donald Trump tiba-tiba membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran.

Keputusan Trump yang diumumkan melalui media sosial sempat membuat para pejabat keamanan di Israel merasa terkejut karena terjadi saat diskusi strategi pertahanan sedang berlangsung.

Padahal, beberapa jam sebelumnya, Donald Trump sempat melontarkan ancaman keras untuk menghancurkan infrastruktur minyak utama milik Iran di Pulau Kharg.

Namun, Trump akhirnya memilih jalur negosiasi setelah mengklaim bahwa kesepakatan mengenai poin-poin krusial telah disetujui oleh para pemimpin di Iran.

“Berdasarkan fakta bahwa diskusi dengan Republik Islam Iran telah membawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, memutuskan membatalkan serangan dan pemboman yang diadakan malam ini terhadap Iran,” tulis Donald Trump.

Meskipun serangan dibatalkan, Trump memastikan blokade angkatan laut di sekitar pelabuhan Iran tetap diberlakukan karena bentuk tekanan hingga kesepakatan formal tercapai. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung