Berita, Viral Sosmed

Dosa Pemimpin Zalim Dipertanggungjawabkan di Akhirat, Warganet Kaitkan dengan Tokoh Politik Indonesia

Repelita.net

06 September 2026 15:06 WIB • 551 view

Dosa Pemimpin Zalim Dipertanggungjawabkan di Akhirat, Warganet Kaitkan dengan Tokoh Politik Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Perbincangan mengenai pertanggungjawaban seorang pemimpin yang dianggap zalim di hadapan Allah menjadi perhatian setelah muncul unggahan akun Threads @trensterid pada 6 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, seorang WNI disebut mengajukan pertanyaan kepada seorang syekh mengenai kemungkinan dosa masyarakat dialihkan kepada pemimpin yang melakukan kezaliman.

ADVERTISEMENT

"Misalnya ada pemimpin yang zalim di negara kita. Di akhirat nanti, apakah dosa-dosa kita bisa dilimpahkan kepada mereka?"

Menurut keterangan yang menyertai unggahan itu, sang syekh menjelaskan bahwa orang yang menzalimi pihak lain tetap akan dimintai pertanggungjawaban pada Hari Kiamat.

Unggahan tersebut juga menerangkan bahwa dalam ajaran Islam, perbuatan zalim terhadap hak orang lain tidak dianggap selesai begitu saja karena akan diperhitungkan ketika proses hisab.

Pembahasan itu kemudian memicu beragam tanggapan dari pengguna Threads yang mengaitkan persoalan tersebut dengan kondisi politik dan pemerintahan di Indonesia.

Akun @tumbas.jajan7 menuliskan pandangannya mengenai kemungkinan pertanggungjawaban para pemimpin yang dinilai zalim terhadap masyarakat dalam kehidupan akhirat.

"Bayangin tuh Mereka yg ada di barisan pemimpin negeri ini dan dzolim Akan dituntut 280jutaan rakyat Indonesia. Antara pahala mereka diambil utk diberikan pada 280jutaan rakyat Atau dilimpahi dosa2 rakyat utk diberikan ke mereka

Na'udzubillah Yaa Rabb masukkanlah rakyat Indonesia ke surga Mu tanpa hisab

Aamiin yaa Rabb"

Komentar lain datang dari akun @irsansyahsyahrul yang menyampaikan pernyataan bernada sindiran dengan menyebut sejumlah nama tokoh politik.

"Alhamdulillah gue bisa limpahin dosa2 gue ke jokowi, prabowo, gibran sama antek2nya 🤲"

Sementara itu, akun @inueinue47 mengaku pernah mengajukan pertanyaan serupa kepada beberapa ustaz yang disebutnya memiliki latar belakang pendidikan hingga jenjang magister dan doktor.

"Saya juga udah tanya kw beberapa ustad (dengan gelar S2 dan doktor), pertanyaannya sama seperti yg disampaikan diatas dan jawabannya sama, merek jg menjawab bahwa itu ada dalilnya. Jd buat temen2 ketika bayar pajak lgsg bicara dlm hati “jika uang saya tidak dipergunakan dengan benar, maka jadikan ini pengurang dosa di akhirat kelak dan hinakan pelaku korupsi dunia akhirat”"

Pernyataan mengenai pajak tersebut kemudian ditempatkan akun itu sebagai bentuk doa pribadi apabila uang yang dibayarkan kepada negara dianggap tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Akun @raynova11 juga menanggapi unggahan tersebut dengan meminta agar pesan mengenai persoalan itu disampaikan kepada Presiden Prabowo melalui Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Mas

[@dahnil_anzar_simanjuntak] mohon diingatkan ke bapak president prabowo ya. Karena antum jubir beliau, saya yakin sering berkomunikasi 👍"

Komentar berikutnya dari akun @danangauditr menekankan bahwa persoalan pertanggungjawaban di akhirat tidak semestinya menghilangkan upaya mencari keadilan selama kehidupan di dunia.

"Walau di akhirat kelak akan mendapatkan balasan, di dunia tetap berusaha agar ada keadilan sesuai kemampuan.

Silent Majority gak diajak ya, katanya kan mau sebarisan sama yang kalian dukung sampai kapanpun. Konsisten ya."

Di tengah percakapan tersebut, akun @wahidinnurh__ memberikan tanggapan singkat yang menunjukkan optimisme terhadap posisi masyarakat sebagai warga negara Indonesia.

"Alhamdulillah ada harapan guys kita sebagai WNI"

Sementara akun @megantara87 menutup rangkaian tanggapan dengan komentar bernada ringan mengenai status sebagai warga negara Indonesia.

"Satu porsi keunggulan jadi WNI"

Rangkaian unggahan dan komentar itu memperlihatkan bagaimana pertanyaan mengenai dosa, kezaliman, pertanggungjawaban di akhirat, serta keadilan di dunia berkembang menjadi perbincangan yang kemudian dikaitkan pengguna Threads dengan kepemimpinan dan kondisi politik Indonesia.( * )

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung