Berita, Internasional

Donald Trump Tarik Pesawat Pengebom dari Inggris Akibat Ancaman Teror Terkait Iran

Repelita.net

09 October 2026 22:27 WIB • 89 view

Donald Trump Tarik Pesawat Pengebom dari Inggris Akibat Ancaman Teror Terkait Iran
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ketegangan geopolitik global semakin meningkat pasca-munculnya serangkaian ancaman keamanan strategis yang melibatkan pergerakan militer di kawasan Eropa Barat.

Informasi mengenai kebijakan pertahanan internasional tersebut diunggah oleh akun @mata_netizen662 melalui platform media sosial Threads pada hari Senin tanggal 5 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan keputusan Washington untuk menarik sejumlah armada pesawat pengebom dari pangkalan Royal Air Force Fairford di Inggris.

Langkah taktis tersebut diambil oleh pihak Pentagon setelah adanya hasil penyelidikan intensif mengenai dugaan rencana serangan teror berskala besar di pangkalan militer sekutu tersebut.

Donald Trump menegaskan bahwa penarikan unit penempur Angkatan Udara Amerika Serikat dari wilayah Inggris ditujukan untuk menghindari potensi provokasi lebih lanjut dengan pihak Iran.

Kebijakan pembatasan operasi udara ini tetap ditempuh oleh jajaran pemerintahan eksekutif AS walaupun armada pesawat pengebom tersebut pada masa lalu kerap digunakan dalam operasi serangan ke Iran.

Selain fokus pada penanganan stabilitas pertahanan, Donald Trump juga menyoroti dampak rembetan konflik bersenjata global yang mulai memicu lonjakan harga komoditas energi dunia.

Pihak Gedung Putih berkomitmen untuk segera menyalurkan paket regulasi bantuan ekonomi bagi kalangan petani domestik yang paling terdampak oleh kenaikan harga bahan bakar diesel pascaperang.

Formulasi proteksi bagi sektor agraris tersebut disiapkan melalui rencana kebijakan berupa kemungkinan melonggarkan pembatasan penggunaan diesel berwarna merah yang memiliki harga jauh lebih murah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung