Berita, Hukum

Dokter Tifa Ungkap Detik-detik Penangkapan: Situasinya Seperti Tangkap Gembong Narkoba dan Teroris

Repelita.net

29 June 2026 21:35 WIB • 725 view

Dokter Tifa Ungkap Detik-detik Penangkapan: Situasinya Seperti Tangkap Gembong Narkoba dan Teroris
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa Dokter Tifa, akhirnya membuka suara mengenai pengalaman pahit saat dirinya dijemput paksa oleh pihak kepolisian pada Jumat (19/6/2026).

Penangkapan tersebut berkaitan dengan tuduhan pencemaran nama baik yang menyeret namanya dalam kontroversi ijazah milik mantan Presiden Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

Tifa menuturkan, ia sempat merasakan adanya kejanggalan ketika berada di area parkir basement apartemennya sebelum para petugas menyergap.

"Hmm, jadi juga nih," ujar Tifa saat memberikan keterangan dalam kanal YouTube Forum Keadilan, Senin (29/6/2026).

Ia memaparkan bahwa terdapat empat mobil yang membawa petugas berseragam rompi dan masker, namun ia tetap mengenali sosok mereka meski wajahnya tertutup.

"Udah hafal banget walaupun mereka pakai masker," ucap Tifa.

Tifa mengaku merasa terpukul karena momentum penangkapan tersebut terjadi persis saat dirinya sedang mempersiapkan diri untuk menempuh ujian disertasi.

"Begitu ini kejadian tepat pada hari Jumat, 19 Juni, tepat pada saat saya mau ujian disertasi, saya bilang, saya sudah persiapan dalam detik itu juga, bahwa berkah Allah apa yang akan terjadi pada hari ini," imbuhnya.

Ia menduga penangkapan itu sengaja dijadwalkan oleh aparat untuk menggagalkan agenda akademisnya, meskipun pihak kepolisian membantah tuduhan tersebut.

"Hari ini saya mau ujian, pasti teman-teman tahu kan, kalian datang jam 6 pagi, pasti tahu bahwa saya mau ujian. Sengaja apa gimana mau gagalkan ujian?" ucapnya.

Dalam upaya tetap menuntaskan kewajiban akademisnya, Tifa akhirnya diizinkan mengikuti ujian secara daring dari kantor polisi dengan pengawalan ketat.

"Masalahnya saya ujian dikelilingi sama polisi. Ada empat," terangnya.

Ia pun mengkritik keras pengerahan kekuatan aparat yang dinilainya sangat berlebihan untuk menangani dirinya bersama Roy Suryo.

"Ternyata total reserse yang digerakkan menangkap saya dan Mas Roy (Roy Suryo), pokoknya ini tuh 88 orang, hanya untuk menangkap dua orang akademisi, peneliti yang kooperatif," ucapnya.

"Benar-benar situasinya itu, baik di tempat saya maupun di tempat Mas Roy, benar-benar kayak gembong narkoba dan teroris," tutup Tifa. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung