Berita, Nasional

Dokter Tifa Serukan Prabowo Tetap Menjabat, Tapi Minta Gibran Segera Dimakzulkan

Repelita.net

16 June 2026 00:17 WIB • 1,276 view

Dokter Tifa Serukan Prabowo Tetap Menjabat, Tapi Minta Gibran Segera Dimakzulkan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Dukungan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan periode kepemimpinannya hingga 2029 terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu suara yang muncul datang dari tokoh media sosial, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, yang menyampaikan pandangannya melalui akun media sosial X pada Minggu, 15 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, ia secara spesifik membedakan sikap terhadap kepala negara dan wakilnya dengan narasi yang cukup tajam.

https://x.com/DokterTifa/status/1798342137910546304

"Jangan turunkan Prabowo. Tapi makzulkan Gibran Fufufafa," tulis Dokter Tifa dalam cuitannya.

Dokter Tifa mengaku sejalan dengan pemikiran Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, yang menginginkan Presiden Prabowo tetap diberikan ruang untuk bekerja.

"Saya sepakat dengan Prof Amien Rais," ungkapnya.

"Kalau Pemerintah jahat, kita lawan

Kalau Pemerintah bodoh, kita tolong," tambahnya.

Sebelumnya, Amien Rais melalui kanal YouTube resmi miliknya memberikan peringatan agar agenda transisi kekuasaan di luar jadwal tidak dilakukan.

Ia menilai penggantian presiden di tengah masa jabatan hanya akan menjadi pengulangan sejarah yang menghabiskan energi nasional secara sia-sia.

"Mengingat pengalaman politik kita di masa lalu 6 tahun ada 5 presiden bergonta-ganti, dan semuanya menguras energi nasional kita. Presiden Prabowo kita kasih fair chance, kesempatan yang wajar. Biarlah beliau bekerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan cita-citanya sampai 20 Oktober tahun 2029," papar Amien.

Mantan Ketua MPR tersebut menegaskan pentingnya menjaga stabilitas sesuai dengan konstitusi yang berlaku.

"Saya ingin mengingatkan kepada saudara sebangsa setanah air bahwa ritme pergantian kekuasaan per 5 tahun sekali sesuai Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 harus kita pertahankan supaya tidak ada pemerintahan pusat yang diturunkan di tengah jalan," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung