Berita, Nasional

Dokter Tifa Buka Suara soal Tuduhan Tipu Rismon: Tidak Ada Manusia Bersih Tanpa Cela, Pintu Kembali Masih Terbuka

Repelita.net

13 April 2026 21:38 WIB • 940 view

Dokter Tifa Buka Suara soal Tuduhan Tipu Rismon: Tidak Ada Manusia Bersih Tanpa Cela, Pintu Kembali Masih Terbuka
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Polemik panas kembali mencuat setelah Dokter Tifa angkat suara terkait tuduhan penipuan yang dilayangkan oleh Rismon Sianipar, dengan memilih menyampaikan refleksi tentang kekhilafan manusia tanpa secara langsung membantah keras tudingan tersebut.

Dokter Tifa menegaskan bahwa tidak ada satu pun manusia yang benar-benar bersih tanpa cela dalam menjalani kehidupan.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut sontak memicu beragam reaksi publik mulai dari yang bersimpati hingga yang semakin mempertanyakan kebenaran tudingan yang beredar.

Di tengah sorotan tajam, Dokter Tifa juga mengisyaratkan pentingnya melihat persoalan secara jernih dan tidak terburu-buru menghakimi.

Ia seolah ingin menempatkan kasus ini dalam perspektif yang lebih luas bahwa setiap individu memiliki sisi lemah yang tak luput dari kesalahan.

Dituduh menikmati uang hasil penjualan buku Jokowi White Paper dan menipu Rismon Sianipar, Dokter Tifa pun menulis curhatan panjang yang ditujukan untuk Rismon yang kini sudah berbalik arah.

Menurut Dokter Tifa, sahabatnya itu kini sudah berkhianat dan memilih berdiri di sisi yang berseberangan.

Ia mengungkit pertemuan pertama mereka bertiga bersama Roy Suryo di Ruang 109 Fakultas Kehutanan UGM pada 15 April 2025 sebagai titik mula perjalanan mengungkap skripsi palsu milik Joko Widodo.

"Dear Rismon, Ingatkah kamu, Tanggal 15 April 2025. Ruang 109 Fakultas Kehutanan UGM. Kita duduk bertiga: aku, kamu, dan mas Roy Suryo. Pertama kali tiga pasang mata kita dan tiga pasang tangan kita, menyaksikan dan memegang Skripsi Palsu milik Joko Widodo," tulisnya di Twitter.

Dokter Tifa mengaku sudah menganggap Rismon seperti sahabat bahkan adiknya sendiri sejak hari pertama pertemuan tersebut.

"Aku dan Mas Roy, menganggapmu bukan hanya partner dalam mencari kebenaran, tapi adik kami sendiri. Ada rasa ingin menjaga. Ada rasa percaya yang tumbuh tanpa dibuat-buat," tulisnya.

Ia mengingatkan Rismon bahwa jalan yang mereka tempuh penuh dengan jebakan dan bukan jalan lurus.

"Tapi Rismon, jalan yang kita pilih ternyata bukan jalan lurus. Ia berkelok. Ia gelap. Ia penuh jebakan. Dan yang paling menyakitkan, kadang bukan musuh di depan yang melukai, tapi perubahan arah dari mereka yang dulu berjalan di samping kita," tulisnya.

Dokter Tifa juga mengungkit soal ijazah Yamaguchi milik Rismon yang diragukan banyak pihak sebagai salah satu alasan Rismon berbalik arah karena merasa terancam.

"Mungkin kamu merasa terancam. Mungkin kamu merasa sendirian. Mungkin kamu takut. Tapi justru di situlah, seharusnya kamu kembali ke kami. Mengapa kamu tidak bicara. Mengapa kamu memilih diam, lalu berbalik arah," katanya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada manusia yang bersih tanpa cela dan tidak ada masalah yang benar-benar buntu jika dihadapi bersama dengan jujur.

"Kalau memang di masa lalu ada yang pernah keliru, kalau pernah ada kebohongan, kalau pernah ada langkah yang salah, itu bukan akhir dari segalanya, Rismon. Tidak ada manusia yang bersih tanpa cela," katanya lagi.

Dokter Tifa mengaku kecewa karena Rismon justru memilih berbalik arah dan mengatakan bahwa ijazah Jokowi asli.

Ia juga menyinggung soal ancaman yang didapat oleh Rismon hingga akhirnya berbalik arah melawan mereka.

"Aku tidak menulis ini dengan amarah. Aku menulis ini dengan luka. Karena kehilangan seorang lawan itu biasa. Tapi kehilangan seorang adik dalam perjuangan, itu jauh lebih dalam rasanya," kata dia.

Meski demikian, Dokter Tifa mengaku masih membuka pintu lebar untuk Rismon jika ingin kembali ke kubu Roy Suryo.

"Namun satu hal yang harus kamu tahu, Kebenaran tidak pernah berubah, meski manusia bisa. Dan pintu untuk kembali pada kebenaran, tidak pernah tertutup. Jika suatu hari nanti kamu kembali melihat ke belakang, ingatlah satu hal: Kita pernah menjadi tiga sahabat," tutupnya.

Sementara itu, Rismon Sianipar justru membongkar dugaan kebohongan Dokter Tifa soal hasil penjualan buku Jokowi White Paper yang mencapai miliaran rupiah dan diklaim tidak pernah dibagikan kepadanya meskipun porsi tulisannya mencapai 70 persen dari total buku tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung