Berita, Nasional

Dirut PT Agrinas Semprot Anggota DPR Soal Narasi Kosong Isu Anggaran Kipas Angin Rp1,8 Triliun

Repelita.net

17 July 2026 06:32 WIB • 907 view

Dirut PT Agrinas Semprot Anggota DPR Soal Narasi Kosong Isu Anggaran Kipas Angin Rp1,8 Triliun
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Indonesia, Joao Mota, menanggapi sorotan publik terkait isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin untuk Koperasi Desa Merah Putih yang sempat dipersoalkan di DPR.

Joao meminta agar anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, lebih cermat dalam menyampaikan data sebelum melontarkan pernyataan di ruang publik terkait anggaran senilai Rp 1,8 triliun tersebut.

ADVERTISEMENT

Ia menyatakan keprihatinannya atas sikap anggota dewan yang dianggap tidak berbasis pada data yang akurat, sehingga berpotensi memicu kegaduhan.

“Kita prihatin ya khususnya melihat bahwa anggota dewan kita berani bicara di publik tanpa mendapatkan data-data yang prudent,” ujar Joao, Kamis (16/7).

Ia menilai bahwa menyampaikan narasi yang tidak didukung fakta memadai dapat menurunkan martabat lembaga perwakilan rakyat.

"Sehingga sebetulnya itu sangat jauh kalau sikap-sikap beliau seperti itu sangat merendahkan dan tidak menjunjung tinggi kehormatan Badan Dewan Perwakilan Rakyat di mana itu orang-orang yang kita pilih dipilih oleh rakyat orang-orang yang terbaik," tegasnya.

Joao menambahkan agar setiap pernyataan yang disampaikan ke publik harus melalui pengumpulan data yang benar agar tidak menjadi provokasi.

Terkait asal usul isu pengadaan tersebut, ia menyarankan agar masyarakat maupun media mengonfirmasi langsung kepada pihak yang bersangkutan.

“Kebenarannya tinggal teman-teman tanya kepada beliau saja datanya dari mana,” tutur Joao.

Sebelumnya, isu tersebut dipertanyakan oleh Mufti Anam dalam rapat kerja Komisi VI DPR dengan Menteri Koperasi pada Rabu (15/7).

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, dalam rapat tersebut menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya pengadaan kipas angin tersebut.

“Soal kipas angin ini saya enggak tahu. Ini kalo pengadaannya bukan kami, Pak,” ujar Ferry.

Ferry menjelaskan bahwa jenis kipas angin yang digunakan untuk program tersebut adalah tipe Imatsu MDF dengan harga sekitar Rp 11,5 juta per unit di platform e-commerce.

“Tapi rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di Shopee ini (Rp) 11.465.000. Tapi itu, saya enggak tahu persis,” kata Ferry.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, ia menekankan urgensi sistem informasi manajemen koperasi agar seluruh proses pengadaan program dapat diakses secara transparan oleh publik. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung