Berita, Nasional

Denny Indrayana Pertanyakan Istilah “Tak Beradab” dalam Gugatan Ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi

Repelita.net

26 September 2026 16:50 WIB • 103 view

Denny Indrayana Pertanyakan Istilah “Tak Beradab” dalam Gugatan Ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Denny Indrayana kembali menyoroti pernyataan mengenai gugatan terkait ijazah Gibran Rakabuming Raka yang sedang menjadi perhatian dalam perdebatan publik.

Melalui akun X @dennyindrayana pada 25 September 2026 pukul 17.58, Denny mempertanyakan penggunaan istilah “tak beradab” untuk menggambarkan langkah hukum melalui forum Mahkamah Konstitusi.

ADVERTISEMENT

Denny mengawali unggahannya dengan menyebut dirinya bingung memahami penggunaan istilah tersebut dalam konteks gugatan yang berkaitan dengan persyaratan pendidikan Gibran.

“Membaca link berita tersebut di atas, saya sejatinya bingung.”

Ia kemudian mempertanyakan bagaimana proses persidangan di Mahkamah Konstitusi dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak beradab ketika para pihak menyampaikan argumentasi dan bukti di hadapan majelis hakim.

“Apa pemahaman "peradaban" di dalam kepala Beliau? Bagaimana forum sidang Mahkamah Konstitusi yang terhormat, dianggap tak beradab?”

“Bagaimana beradu argumentasi dan bukti di forum Mahkamah Konstitusi yang mulia, di anggap tak beradab?”

Denny juga menilai forum persidangan dapat digunakan untuk menguji persoalan mengenai persyaratan pendidikan calon wakil presiden.

“Bukankah itu justru kesempatan terbaik guna Gibran membuktikan dia memenuhi syarat pendidikan Cawapres, jika ada?”

Pada bagian akhir unggahannya, Denny mengajak pengguna X untuk memberikan tanggapan terhadap persoalan tersebut.

“Silakan tulis komentar anda. Salam Integritas!”

Unggahan Denny kemudian mendapat sejumlah respons dari pengguna X yang membahas isu ijazah, politik, serta sosok Raja Juli Antoni.

Akun @Romi72uu menuliskan komentar yang memuat sejumlah tudingan terhadap pihak yang disebut dalam percakapan tersebut.

“Yg ga beradab itu https://1.Ga punya ijazah tp ngaku punya ijazah 2.bilang ga korupsi tp nerima amplop dr koruptor 3.menghina prabowo waktu pilpres tp skrg menjilat prabowo dan cari makan di prabowo”

Sementara itu, akun @tigadewamania menanggapi unggahan tersebut dengan menyebut akun @RajaJuliAntoni dan menuliskan, “RADJA AMPLOP lebih beradab”

Berbagai komentar tersebut merupakan pendapat dan tudingan yang disampaikan masing-masing pengguna X, sehingga tidak dapat diperlakukan sebagai fakta yang telah terbukti hanya berdasarkan percakapan di media sosial.

Inti unggahan Denny adalah mempertanyakan penggunaan istilah “tak beradab” terhadap proses gugatan serta menekankan forum Mahkamah Konstitusi sebagai tempat untuk menguji argumentasi dan bukti terkait perkara yang dipersoalkan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung