Berita, Nasional

Demokrat bantah keterlibatan AHY dalam skandal Makan Bergizi Gratis, sebut narasi yang beredar sebagai fitnah tak berdasar

Repelita.net

10 June 2026 13:50 WIB • 849 view

Demokrat bantah keterlibatan AHY dalam skandal Makan Bergizi Gratis, sebut narasi yang beredar sebagai fitnah tak berdasar
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, belakangan ini terseret dalam pusaran isu dugaan korupsi pada program Makan Bergizi Gratis.

Menyikapi kemunculan kabar miring tersebut, pihak Partai Demokrat segera melayangkan bantahan keras guna meluruskan duduk perkara yang beredar luas.

ADVERTISEMENT

Di tengah riuhnya spekulasi di ruang publik, masyarakat turut menyoroti rekam jejak harta kekayaan putra sulung Presiden keenam RI tersebut melalui data LHKPN.

Berdasarkan laporan resmi yang diserahkan ke KPK pada 28 Maret 2026 untuk periode tahun 2025, total nilai asetnya mencapai Rp 118.652.662.091.

Rincian kekayaan tersebut mencakup kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp 35,4 miliar serta berbagai alat transportasi mesin senilai Rp 7,6 miliar.

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 6,3 miliar, surat berharga Rp 13 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp 55,6 miliar.

Terkait tudingan yang mengaitkan namanya, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan pentingnya asas praduga tak bersalah.

Herzaky memastikan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono tidak memiliki hubungan apa pun dengan sosok Sony Sonjaya yang sedang diproses hukum.

"AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Saudara Sony Sonjaya," ujar Herzaky dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (9/6/2026).

Lebih lanjut, ia membantah adanya intervensi atau rekomendasi apa pun yang dilakukan AHY terkait urusan program pemenuhan gizi maupun proyek lainnya.

"Dalam postingan tersebut tidak dijelaskan siapa yang dimaksud dalam frasa 'AHY' maupun siapa '2 Orang Kolonel' yang dimaksud," tutur Herzaky.

Menurutnya, pengaitan nama ketua umumnya dengan isu tersebut sama sekali tidak didasarkan pada fakta dan cenderung merupakan fitnah.

"Namun, apabila yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, maka Partai Demokrat menegaskan bahwa pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta apapun," tegasnya.

Herzaky menambahkan, jika frasa mengenai usulan pihak tertentu benar diarahkan kepada Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal itu adalah kabar yang tidak benar.

"Partai Demokrat menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Namun, kami berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang terverifikasi," pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung