Repelita Jakarta - Massa ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 14 April 2026, memunculkan pertanyaan publik apakah saat ini ojol memiliki layanan baru menerima order demo.
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia, Cecep Saripudin, dalam orasinya menuntut Saiful Mujani mencabut pernyataan yang dinilai mengajak masyarakat menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
"Statement ini sangat berbahaya. Satu narasi yang dibangun oleh seorang Saiful Mujani yang akan dijadikan konflik-konflik dengan rakyat sendiri," ujar Cecep di atas mobil komando.
Massa ojol yang kompak mengenakan setelan hijau kuning dan membawa bendera komunitas tersebut menuntut Saiful Mujani meminta maaf secara terbuka melalui media televisi dan media online.
Para pengunjuk rasa juga meminta aparat kepolisian mengusut pernyataan Saiful Mujani yang dinilai sebagai ajakan makar terhadap pemerintahan yang sah.
Cecep mengancam akan kembali dengan massa lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi dalam 3 kali 24 jam.
Menanggapi aksi tersebut, Saiful Mujani melalui akun X menulis bahwa konflik meluas dari rakyat versus istana menjadi rakyat versus rakyat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Kasihan sih ojolnya, kira2 mrk dibyr brp yak 😂😂
— ¥@N'$ (@yaniarsim) April 15, 2026
orang yang menamakan diri perhimpunan ojol dan hari ini sekelompok mahasiswa katanya akan menggeruduk kantor saya😊arena konflik meluas dari rakay vs istana menjadi rakyat vs rakyat juga. ongkos sebuah sikap💪
— saiful mujani (@saiful_mujani) April 15, 2026