Berita, Nasional

Demo Besar di Gedung DPR: Mahasiswa Tuntut Presiden Mundur dan Harga BBM Turun

Repelita.net

16 June 2026 21:57 WIB • 1,001 view

Demo Besar di Gedung DPR: Mahasiswa Tuntut Presiden Mundur dan Harga BBM Turun
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang unjuk rasa mahasiswa dari berbagai aliansi kampus memadati depan Gedung DPR MPR RI, Senin (14/6/2026), untuk menyampaikan desakan perubahan kebijakan kepada pemerintah.

Dalam aksi tersebut, terdapat lima poin tuntutan utama yang dibacakan secara bergantian oleh perwakilan mahasiswa dari Universitas Paramadina, STIAMI, dan Universitas Trilogi.

ADVERTISEMENT

Tuntutan pertama menyoroti kondisi ekonomi nasional, khususnya mengenai pelemahan mata uang yang dinilai membutuhkan penanganan serius dari otoritas terkait.

“Baik, tuntutan yang pertama adalah Stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan menghentikan pemborosan APBN dan evaluasi program populis seperti MBG dan KDP,” ujar perwakilan mahasiswa Universitas Paramadina.

Poin kedua menyasar beban hidup masyarakat yang semakin berat akibat lonjakan harga energi yang mencapai puluhan persen dalam waktu singkat.

“Kedua, turunkan harga BBM dan bahan pokok,” tegas perwakilan mahasiswa STIAMI di hadapan massa aksi.

Selain itu, para pengunjuk rasa menyuarakan sikap politik tegas dengan meminta Presiden beserta jajaran pemerintah untuk bertanggung jawab atas kondisi negara saat ini.

“Ketiga, menuntut Presiden Prabowo dan seluruh jajarannya untuk mundur dan mengakui kegagalannya,” ujar perwakilan mahasiswa Universitas Trilogi.

Mahasiswa juga menekankan urgensi penolakan terhadap produk legislasi yang dinilai mencederai semangat demokrasi serta mengkritisi keterlibatan aparat dalam ranah sipil.

“Keempat, batalkan revisi Undang-Undang Polri dan kelima, hentikan militerisasi di ruang sipil,” imbuhnya.

Massa aksi memberikan batas waktu bagi legislatif untuk segera merespons semua tuntutan tersebut sebelum mereka melakukan langkah selanjutnya.

“Dengan tenggat waktu 3x24 jam, kami mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia segera menindaklanjuti tuntutan ini,” tutup perwakilan mahasiswa.

Demonstrasi yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 17.30 WIB itu tampak diwarnai dengan berbagai atribut seperti spanduk kritik hingga karangan bunga duka cita. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung