Repelita Gaza - Delapan warga Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan tentara Israel di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, dalam pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober lalu .
Kementerian Kesehatan Palestina pada Rabu, 15 April 2026, menyebut bahwa rumah sakit di Gaza juga menerima 29 korban luka dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel .
ADVERTISEMENT
Kementerian tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisi para korban, tetapi menegaskan bahwa Israel terus melakukan serangan setiap hari meskipun gencatan senjata 10 Oktober telah diberlakukan .
Berdasarkan data kementerian, jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak 8 Oktober 2023 kini meningkat menjadi 72.344 orang, sementara 172.242 orang lainnya menderita luka-luka .
Sejak gencatan senjata dimulai, total 765 warga Palestina telah tewas, 2.140 orang terluka, dan 760 jenazah berhasil ditemukan dari reruntuhan, demikian pernyataan kementerian yang dikutip dari Anadolu .
Banyak korban yang masih terjebak di bawah puing-puing bangunan atau terbaring di jalanan karena tim ambulans dan pertahanan sipil belum dapat menjangkau mereka .
Perjanjian gencatan senjata tersebut sejatinya dimaksudkan untuk mengakhiri serangan Israel selama dua tahun di Gaza yang telah menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah itu .
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan biaya rekonstruksi Gaza mencapai sekitar 70 miliar dolar AS .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok