Berita, Timur Tengah

Dari Teheran ke Litani: Iran Klaim Koordinasikan 110 Serangan Rudal, Hizbullah Jalankan Jebakan Maut di Lebanon Selatan

Repelita.net

28 March 2026 09:01 WIB • 1,099 view

Dari Teheran ke Litani: Iran Klaim Koordinasikan 110 Serangan Rudal, Hizbullah Jalankan Jebakan Maut di Lebanon Selatan
Foto: Istimewa

Repelita Beirut - Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC mengklaim telah mengoordinasikan 110 serangan rudal dan drone yang dilancarkan oleh angkatan bersenjata Iran, sementara di front Lebanon selatan Hizbullah menjalankan jebakan maut terhadap pasukan Israel di dekat Sungai Litani.

Koordinasi perang ini membentang dari Teheran hingga Litani, di mana IRGC mengumumkan pada Kamis, 26 Maret, bahwa mereka telah mengoordinasikan total 220 serangan terhadap target-target Amerika Serikat dan Israel di seluruh kawasan.

ADVERTISEMENT

Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 serangan rudal dan drone dilakukan langsung oleh angkatan bersenjata Iran, sementara 87 operasi lainnya dijalankan oleh Hizbullah di Lebanon sebagai bagian dari gelombang ke-82 Operasi Janji Sejati 4.

Dengan latar belakang koordinasi tersebut, penyergapan yang dilakukan Hizbullah di Baydar al-Nahr dekat Sungai Litani pada Sabtu, 28 Maret dini hari, menjadi bagian integral dari strategi perang yang dikendalikan dari Teheran.

Hizbullah mengumumkan bahwa setelah memantau pergerakan pasukan musuh Israel yang bergerak maju ke arah aliran Sungai Litani, para pejuang Perlawanan Islam memancing mereka ke dalam jebakan tembak yang terorganisir dengan rapi.

Pada pukul 00:30 hari Sabtu, 28 Maret 2026, pasukan Israel berhasil dipancing masuk ke dalam zona jebakan yang kemudian berubah menjadi zona pembunuhan, di mana mereka ditarget dengan senjata roket, peluru artileri, dan drone serang.

Akibat serangan tersebut, banyak korban jatuh di pihak musuh yang saat ini sedang berupaya mengevakuasi korban tewas dan terluka di bawah tembakan hebat dan perlindungan asap dari helikopter militer.

IRGC dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa serangan rudal yang dikoordinasikan dari Iran menggunakan sistem rudal presisi seperti Kheibar Shekan, Zulfiqar, Emad, dan Qadr yang menyasar berbagai target strategis.

Target-target tersebut meliputi Kiryat Shmona, Tel Aviv utara, tengah, dan selatan, serta Haifa di Israel, ditambah pangkalan militer Amerika Serikat di Al Dhafra Uni Emirat Arab, Ali Al Salem dan Arifjan di Kuwait, serta Al Kharj di Arab Saudi.

Operasi ini menandai awal dari era yang berbeda dan front baru, demikian pernyataan IRGC yang mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam strategi perang mereka dari Teheran hingga ke perbatasan Lebanon.

Tingkat koordinasi yang tinggi ini dimungkinkan oleh kehadiran sekitar 100 perwira IRGC di Lebanon yang tiba setelah gencatan senjata November 2024 untuk membangun kembali komando militer Hizbullah.

Perwira IRGC tersebut bertugas melatih ulang para pejuang Hizbullah, mengawasi persenjataan kembali, serta merestrukturisasi komando menjadi sistem desentralisasi berbasis sel-sel kecil yang lebih tahan terhadap serangan.

Komandan Quds Force IRGC, Esmail Qaani, dalam pernyataan pertamanya sejak perang dimulai, menekankan pentingnya Front Perlawanan dan memperingatkan akan adanya kejutan tambahan dari proksi regional Teheran.

Di tengah eskalasi yang dikendalikan dari Teheran ini, Israel merespons dengan rencana ofensif besar setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengumumkan pasukannya akan mengendalikan zona keamanan hingga Sungai Litani.

Sungai Litani yang terletak sekitar 30 kilometer dari perbatasan Israel menjadi batas yang ingin dikuasai oleh pasukan Zionis, namun mendapat respons keras dari Hizbullah yang menyatakan akan melawan setiap upaya pendudukan.

Penyergapan di Sungai Litani bukan sekadar operasi Hizbullah melawan Israel, melainkan manifestasi dari strategi Iran untuk memperluas konflik ke multi-front menggunakan proksi-proksinya sebagai senjata strategis dari Teheran hingga ke perbatasan Lebanon.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung