Berita, Nasional

Dadan Hindayana Ditangkap Korupsi Proyek Motor Listrik Badan Gizi Triliunan Rupiah Mangkrak

Repelita.net

07 June 2026 15:57 WIB • 824 view

Dadan Hindayana Ditangkap Korupsi Proyek Motor Listrik Badan Gizi Triliunan Rupiah Mangkrak
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sebanyak 21.800 unit kendaraan roda dua bertenaga setrum untuk operasional program makan bergizi kini terbengkalai pasca penahanan Dadan Hindayana bersama dua koleganya.

Proyek pengadaan alat transportasi ramah lingkungan milik Badan Gizi Nasional ini diduga kuat terindikasi tindak pidana rasuah dengan taksiran kerugian negara menembus Rp915 miliar hingga Rp1,39 triliun.

ADVERTISEMENT

Puluhan ribu armada berwarna biru yang dilengkapi lambang instansi terkait itu terpantau menumpuk tak terurus di dalam fasilitas penyimpanan kawasan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Kondisi penampungan di area pabrikan Emmo Electric Mobility tersebut memperlihatkan perubahan drastis setelah pimpinan lembaga tersebut diringkus korps adhyaksa.

Bila pada pertengahan April lalu jejeran motor jenis matik serta trail hanya memenuhi sisi samping, kini tumpukan logistik itu meluber hingga ke pekarangan depan.

Guna meminimalisir kerusakan akibat faktor cuaca, seluruh barisan moda transportasi bernilai fantastis tersebut ditutup rapat memakai jaring pengaman berkelir gelap.

Sebuah armada angkut milik PT. Yasa Artha Tunggal juga kedapatan berhenti tanpa aktivitas di sekitar area konversi moda transportasi massal tersebut.

Lokasi penyimpanan logistik negara itu kini sunyi layaknya kompleks pemakaman tanpa adanya pergerakan dari para pekerja di lingkungan pabrik.

Hingga saat ini jajaran pengelola tempat penyimpanan belum memberikan pernyataan resmi perihal kelanjutan proses penyaluran puluhan ribu armada dinas tersebut.

"Sabtu mah sepi pada libur, kalau hari biasa mah ada karyawannya," ungkap pria paruh baya tersebut saat berbincang. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung