Berita, Viral Sosmed

Dadan Hindayana dan Febrie Adriansyah Apa Kabar Kasusnya? Ke Mana Aliran Uang, Siapa Menikmati, dan Kapan Dibuka di Pengadilan?

Repelita.net

05 September 2026 22:07 WIB • 400 view

Dadan Hindayana dan Febrie Adriansyah  Apa Kabar Kasusnya? Ke Mana Aliran Uang, Siapa Menikmati, dan Kapan Dibuka di Pengadilan?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Perkembangan perkara yang menyangkut Dadan Hindayana dan Febrie Adriansyah kembali dipertanyakan pengguna media sosial yang menuntut keterbukaan proses penanganannya.

Pada 5 September 2026, akun @the_yestefendy mempertanyakan sejauh mana perkembangan perkara yang dikaitkan dengan kedua nama tersebut.

ADVERTISEMENT

“APA KABARNYA KASUS MEREKA? Dadan Hindayana dan Febrie Adriansyah bukan perkara receh. Publik bukan cuma ingin melihat orang pakai rompi. Publik ingin tahu siapa saja yang terlibat, ke mana aliran uangnya, siapa yang ikut menikmati, berapa yang kembali ke negara, dan kapan perkara besarnya benar-benar dibuka di pengadilan.”

Pernyataan itu menekankan tuntutan agar proses hukum tidak berhenti sebatas penindakan terhadap individu, tetapi juga mampu mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain serta perjalanan dana apabila memang ditemukan dalam penyidikan.

Respons terhadap unggahan tersebut kemudian bermunculan dari sejumlah pengguna Threads yang mempertanyakan kondisi pihak-pihak yang disebut dalam pembahasan tersebut.

Akun @oma_si.fay menyinggung seseorang bernama Naniek dengan komentar yang mempertanyakan alasan sakit yang disebut sebelumnya.

“Naniek yang ngaku"sakit, mana?”

Komentar lain datang dari akun @harry.purnomo61 yang memberikan tanggapan bernada sinis mengenai alasan kesehatan sebagai alasan untuk menghindari penangkapan.

“Biar nggak ditangkap...alasan sakit ...anjing juga”

Sementara itu, akun @7skies7days menyerukan keterbukaan informasi terkait rekening yang menurutnya berkaitan dengan aliran dana.

“PPATK harus go publik buka rekening Dorman penampung aliran dana siluman sppg yg ga terdeteksi gajelas siapa pemilik akun”

Sorotan mengenai dugaan pola komunikasi pemerintah juga muncul dari akun @harry.wkwkwk yang menyampaikan kritik terhadap pemberitaan serta cara pemerintah merespons suatu persoalan.

“Taktik Pemerintah adl Taktik marketing Homeles, Sewa Media Byk2 Berita Baik Bergrilya Pake Buzer Data Diatur setiap konten Bilamana Salah Solusi memberi Dukungan Uang Seolah2 Pahlawan & Pola nya Terus Diulang tanpa Ada Tersangkanya Coba ajh liad Pola ini wkwkk2k”

Akun @republik.kandangbabi juga menilai adanya kemungkinan pengalihan perhatian publik melalui isu lain.

“BANYAK PENGALIHAN ISU YANG SENGAJA DI UP, UNTUK MENJTUPI KASUS KASUS BESAR YANG SENGAJA INGIN DI HILANGKAN..TETAP WASPADA!!! JANGAN LENGAH!!!”

Pandangan serupa disampaikan akun @a.b_monic yang menduga perkara tersebut berpotensi tidak berlanjut karena adanya pihak berkepentingan di belakangnya.

“Hilang senyap krn kemungkinan ada orang besar yg dalangi jadi kasusnya didiemin, ntar ada pengalihan isu biar gak ada yg tanya progres kasus mereka”

Komentar berikutnya berasal dari akun @harieko.one yang memberikan tanggapan singkat dengan nada skeptis.

“Aman. Kan sekolam. Dilindungi”

Sedangkan akun @kusraharjocahyo mempertanyakan apakah pihak yang dibahas masih berada di luar tahanan.

“Masih dluar penjara ya mereka lhurrr😂😂😂”

Rangkaian komentar tersebut memperlihatkan adanya tuntutan dari sebagian pengguna media sosial agar perkembangan perkara yang dikaitkan dengan nama-nama tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Namun, sejumlah tudingan yang muncul dalam kolom komentar merupakan pendapat atau dugaan pengguna media sosial dan tidak dapat diperlakukan sebagai fakta hukum tanpa dukungan keterangan resmi maupun bukti yang dapat diverifikasi.

Karena itu, perkembangan perkara, status hukum setiap pihak, dugaan aliran dana, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain tetap perlu merujuk pada proses penyidikan dan keterangan resmi aparat penegak hukum yang berwenang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok





View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung