Berita, Nasional

Bukan Cuma Polusi, Kabarnya Asap Karhutla 'Mampir' ke Langit Jakarta

Repelita.net

17 October 2026 20:53 WIB • 121 view

Bukan Cuma Polusi, Kabarnya Asap Karhutla 'Mampir' ke Langit Jakarta
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Penyebaran paparan partikulat kabut asap tebal yang dipicu oleh amukan kebakaran hutan dan lahan berskala besar lintas pulau dilaporkan sempat mampir melintasi ruang udara ibu kota.

ADVERTISEMENT

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengonfirmasi bahwa kepungan materi polusi musiman yang sempat menyelimuti wilayah Jabodetabek tersebut kini mulai terpantau bergerak menjauh.

Rangkaian informasi mengenai pergeseran fluktuasi polutan udara di atas kawasan metropolitan tersebut disiarkan secara resmi oleh kanal YouTube MetroTV pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026.

"berdasarkan hasil pemantauan BMKG sembaran asap kebakaran hutan dan lahan yang sempat memasuki wilayah Jaburetabek pada hari Jumat kini mulai bergerak menjauh" kata penyiar berita mengawali rincian laporannya.

Meskipun sebaran utama dilaporkan perlahan meninggalkan wilayah administrasi, lembar pemantauan stasiun lingkungan hidup mencatat sisa partikel emisi masih terdeteksi di pesisir barat Banten.

Otoritas cuaca mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan fisik dengan membatasi mobilitas luar ruangan serta konsisten memakai masker pelindung pernapasan.

"pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 31 rumah sakit serta 44 Puskesmas guna mengantisipasi dampak buruk penurunan kualitas udara di Jakarta beberapa hari terakhir" lanjut penyiar merinci kesiapan penanganan medis darurat.

Langkah taktis penyediaan ratusan fasilitas kesehatan tersebut dipastikan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung guna memberikan bantuan penuh bagi warga yang mengalami gangguan infeksi pernapasan akut.

"betul sekarang ini kondisinya mengalami apa kondisi yang tidak baik dan saya sudah memerintahkan 31 rumah sakit 44 ee Puskesmas 292 pembantu Puskesmas sekarang ini sudah disiagakan" tegas Pramono Anung selaku narasumber dalam tayangan tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta segenap lapisan masyarakat agar tidak menyikapi fenomena alam ini dengan kepanikan yang berlebihan di ruang publik.

"kita enggak boleh panik ini situasi memang alam sedang seperti ini kalau dikatakan apa usaha kita Jakarta mungkin bukan hanya ini tapi mesti dilakukan lagi Pak Sekda" jelas Rano Karno menerangkan rencana pengendalian emisi berkala menggunakan sistem penyemprotan air atau water mist.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung